Didorong APV, Ekspor Suzuki Meningkat 44 Persen

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 08 Maret 2018 - 06:16 WIB
Didorong APV, Ekspor Suzuki Meningkat 44 Persen

Ekspor mobil Suzuki pada 2017 naik 44 persen menjadi 63.568 unit dari 44.125 unit pada tahun sebelumnya. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Ekspor Suzuki yang terdiri dari mobil utuh (completely built up/CBU) dan mobil terurai (completely knock down/CKD) menunjukkan tren positif sepanjang 2017. Di mana total ekspor Suzuki naik 44 persen menjadi 63.568 unit dari 44.125 unit pada tahun sebelumnya.

"Kami mampu menunjukkan tren positif sepanjang 2017 dengan mengekspor beberapa CBU dan juga kendaraan dalam bentuk teruai," ujar 4W Deputy Managing Director PT SIS, Setiawan Surya di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Ekspor mobil utuh mengalami peningkatan sebesar 24.6 persen menjadi 28.504 unit pada 2017, dibandingkan dengan 2016 yang hanya sebanyak 22.861 unit. Sedangkan ekspor kendaraan CKD naik sebesar 65 persen menjadi 35.064 unit dari 21.264 unit.

Suzuki APV menjadi model terbanyak yang diekspor, yakni sebanyak 16.308 unit. Meski begitu, Suzuki Ertiga juga mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 95 persen menjadi 12.196 unit tahun lalu dari sebelumnya 6.258 unit.

"Dalam enam tahun terakhir, Suzuki Indonesia berhasil menyentuh nilai ekspor tertinggi di angka Rp5,2 triliun pada 2017. Naik 33 persen dari 2016, detailnya total ekspor CBU mencapai Rp2,9 triliun, CKD Rp1,8 triliun, dan komponen Rp500 miliar," jelas Setiawan.

Ekspor Suzuki meliputi 56 negara antara lain sembilan negara Asia, delapan negara Timur Tengah, lima negara Afrika, empat negara Oseania, kemudian 30 negara Amerika Latin dan Karibia.

Suzuki APV sebagai model terbanyak yang diekspor ke berbagai belahan negara, membuktikan bahwa produk ini mampu diterima oleh masyarakat dunia. Berbagai medan dan kondisi tiap negara yang berbeda-beda ini mampu diakomodir oleh Suzuki APV.

Editor : Dani Dahwilani