Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE
Advertisement . Scroll to see content

Geely Pede Capai Target Penjualan 2018

Kamis, 23 Agustus 2018 - 17:01:00 WIB
Geely Pede Capai Target Penjualan 2018
Geely pede dapat mencapai target penjualan pada 2018, meskipun laju permintaan kendaraan penumpang di China melambat. (Foto: Bloomberg)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Perusahaan otomotif China, Geely percaya diri (pede) dapat mencapai target penjualan pada 2018. Hal tersebut terlihat dari kenaikan laba bersih sebesar 54 persen pada semester pertama 2018.

Dilansir dari Reuters, Kamis (23/8/2018), Geely mencatat laba bersih 6,67 miliar yuan atau 970,3 juta dolar AS (Rp14,1 triliun) pada enam bulan pertama 2018. Angka ini naik dari 4,34 miliar yuan dari periode yang sama tahun lalu.

Geely optimistis bisa melampaui target, meskipun pertumbuhan permintaan kendaraan penumpang di China melambat karena afiliasi Volvo mengekspor kendaraan produksi China ke Amerika Serikat (AS). Hal ini membuat hubungan Washington dan Beijing menjadi renggang.

"Kami sangat percaya diri untuk mencapainya, dan percaya kemungkinan akan melebihi target penjualan setahun sebanyak 1,58 juta unit pada 2018," ujar perwakilan Geely.

Diketahui, Geely menjual 766.630 unit kendaraan antara Januari-Juni 2018, 44 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sekadar informasi, Geely yang dahulu dikenal sebagai produsen mobil murah, berhasil mengubah posisinya di pasar setelah menjalin kesepakatan dengan Volvo Car Group.

Geely selalu memperoleh keuntungan sejak awal beraliansi pada 2010 lewat SUV yang diluncurkan bersama Volvo, SUV Boyue dan menjadi kendaraan populer di China. Model SUV menguasai 58 persen dari total penjualan Geely.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut