Geely Pede Capai Target Penjualan 2018
BEIJING, iNews.id - Perusahaan otomotif China, Geely percaya diri (pede) dapat mencapai target penjualan pada 2018. Hal tersebut terlihat dari kenaikan laba bersih sebesar 54 persen pada semester pertama 2018.
Dilansir dari Reuters, Kamis (23/8/2018), Geely mencatat laba bersih 6,67 miliar yuan atau 970,3 juta dolar AS (Rp14,1 triliun) pada enam bulan pertama 2018. Angka ini naik dari 4,34 miliar yuan dari periode yang sama tahun lalu.
Geely optimistis bisa melampaui target, meskipun pertumbuhan permintaan kendaraan penumpang di China melambat karena afiliasi Volvo mengekspor kendaraan produksi China ke Amerika Serikat (AS). Hal ini membuat hubungan Washington dan Beijing menjadi renggang.
"Kami sangat percaya diri untuk mencapainya, dan percaya kemungkinan akan melebihi target penjualan setahun sebanyak 1,58 juta unit pada 2018," ujar perwakilan Geely.
Diketahui, Geely menjual 766.630 unit kendaraan antara Januari-Juni 2018, 44 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sekadar informasi, Geely yang dahulu dikenal sebagai produsen mobil murah, berhasil mengubah posisinya di pasar setelah menjalin kesepakatan dengan Volvo Car Group.
Geely selalu memperoleh keuntungan sejak awal beraliansi pada 2010 lewat SUV yang diluncurkan bersama Volvo, SUV Boyue dan menjadi kendaraan populer di China. Model SUV menguasai 58 persen dari total penjualan Geely.
Editor: Dani M Dahwilani