Mobil Lama Diam di Rumah, Waspada Serangan Tikus

Dani M Dahwilani · Minggu, 10 Mei 2020 - 10:11:00 WIB
Mobil Lama Diam di Rumah, Waspada Serangan Tikus
Cek kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat ada bekas sarang hewan pengerat seperti tikus. (Foto: P3 International)

JAKARTA, iNews.id - Banyak masyarakat yang memilih bekerja dan beraktivitas di rumah untuk mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bagaimana dengan kondisi kendaraan yang lama didiamkan di rumah?

Jangan malas memantau kondisi kendaraan kesayangan Anda. Jika kendaraan diparkir di area terbuka, disarankan untuk rajin dicuci. Selain itu, cek juga kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat bekas sarang hewan pengerat seperti tikus.

"Binatang jenis ini rawan merusak komponen terutama kelistrikan. Untuk itu, sebaiknya Anda menyempatkan diri menjalankan mobil yang sudah dicuci. Test drive sejenak di sekitar rumah atau kompleks," ujar Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Rafi’i Sinurat dalam keterangan tertulisnya yang diterima iNews.id.

Manfaat lain dari memanaskan kendaraan, lanjut dia, adalah menormalkan profil tapak ban yang lama diam. Contohnya, jika di awal tapak ban ada di posisi paling bawah, ya harus diputar, sehingga profil semua tapak ban tetap bundar alias tidak peyang,” katanya.

Di samping itu, terang Rafi'i, menjalankan mobil bisa mengecek fungsi rem secara keseluruhan. Baik itu mobil yang didukung sistem ABS atau tidak. Bahkan, fungsi power steering jika ada kendala dapat langsung dirasakan, sehingga berkendara aman dan nyaman.

“Ketika menjalankan mobil, pemilik kendaraan juga bisa memantau fungsi komponen kelistrikan, seperti headlamp, foglamp, lampu senja hingga lampu indikator sein. Tidak lupa juga memantau fungsi wiper, power window juga audio sistem,” katanya.

Kemudian bisa cek fungsi AC (air conditoner). Apakah kualitas dingin di dalam kabin masih normal atau tidak. Begitu juga dengan hembusan anginnya apakah masih normal atau tidak. Jangan sampai sistem rusak akibat gigitan tikus.

Editor : Dani M Dahwilani