Mobil Terendam Banjir, Ini Estimasi Biaya Perbaikan Toyota Agya

Dani M Dahwilani · Selasa, 07 Januari 2020 - 08:29 WIB
Mobil Terendam Banjir, Ini Estimasi Biaya Perbaikan Toyota Agya

Dalam penanganan mobil korban banjir, Auto2000 membagi dalam tiga kategori, yaitu type A (Heavy), type B (Medium) dan type C (Light). (Foto: Auto2000)

JAKARTA, iNews.id - Banjir besar yang melanda sebagian wilayah Indonesia di awal 2020, menyisakan kerugian material tidak sedikit. Seperti mobil terendam banjir, bahkan terseret arus air sangat deras.

Bagi pemilik kendaraan yang terendam banjir, mereka kini harus menyiapkan biaya ekstra untuk perbaikan. Berapa kira-kira estimasi biaya perbaikan yang harus dikeluarkan?

Jurnalis iNews.id menelusurinya dengan mengonfirmasi Auto2000. Sebagai dealer Toyota dengan jaringan terluas, estimasi biaya perbaikan terendah adalah mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Toyota Agya.

Head After Sales Auto2000 Cabang Bekasi, Sapta Agung Nugraha mengatakan, dalam penanganan mobil terdampak banjir pihaknya membagi dalam tiga kategori, yaitu type A (Heavy), type B (Medium) dan type C (Light), tergantung seberapa tinggi tingkat genangan air.

"Tentunya saya dan segenap karyawan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa Auto Family (pelanggan Auto2000) pada awal tahun 2020 ini. Kami pun sangat kaget dan tak mengira dampaknya begitu luas khususnya di Kota Bekasi yang mendapatkan titik banjir terbanyak. Kami kaget ketika pertama kali masuk kerja tanggal 2 Januari 2020, banyak sekali mobil yang terkena banjir masuk cabang kami," ujarnya, saat dikonfirmasi iNews.id.

Sapta menjelaskan, untuk type C (Light) ringan kendaraan terendam banjir sebatas karpet dan di bawah jok. Sementara type B (Medium) mobil terendam hingga dashboard, dan type A (Heavy) kendaraan terendam penuh hingga plafon.

Dia menerangkan masing-masing tipe memiliki harga (price list) mengikuti standard flate rate model kendaraan, seperti jenis Low Cost (Agya), Economy (Avanza, Etios), Standard (Innova, Rush, Vios, Yaris, Hilux), Medium Luxury (Altis, Voxy, Fortuner), Luxury (Alphard, Camry, Land Cruiser) dan CBU (Crown, Lexus)

Bagaimana untuk perbaikan Toyota Agya? Sapta mengatakan, pada kategori type C (Light) atau ringan penanganan yang dilakukan adalah melepas jok, lepas karpet dan keringkan (laundry + ganti peredam karpet). Kemudian overhoul alternator, overhoul motor starter, bongkar dan bersihkan rem.

"Selanjutnya, cek kondisi dan pelumasan bearing roda, periksa kondisi steering, EPS, power steering, serta cek junction block (electrical), wire connection dan sensor-sensor. Berikutnya, membersihkan mesin," ujar Sapta.

Dia menyebutkan biaya penanganan type Light untuk Toyota Agya sebesar Rp3 juta. "Namun, sebagai bentuk keprihatinan Auto2000 atas musibah ini, bagi kendaraan Auto Family yang tidak tercover asuransi mendapatkan program khusus diskon 30 persen," katanya.

Menurut Sapta, biaya tersebut termasuk penggantian part, misalnya ganti oli, apabila ditemukan sensor-sensor mati dan lainnya. "Auto2000 juga memberikan potongan 10 persen bagi Auto family yang terkena dampak banjir," katanya.

Sementara untuk kategori medium (Type B) estimasi biaya perbaikan Toyota Agya mencapai Rp5,8 juta, diskon 30 persen menjadi Rp 4 jutaan. Ini karena pengerjaannya lebih banyak.

"Pekerjaan yang dilakukan, meliputi semua pekerjaan light ditambah beberapa item lain, seperti melepas dan mengeringkan jok, door trim, dasbor, dan speaker, periksa sistem AC, periksa radio tape, periksa sistem bahan bakar, periksa sistem pengapian, periksa alarm mobil," ujar Sapta.

Dia menyebutkan bengkel akan menguras oli mesin, kuras oli transmisi dan gardan, menguras transmisi otomatis, serta tangki bahan bakar.

Selanjutnya, untuk kategori perbaikan besar atau Type Heavy biayanya mencapai Rp7,8 juta. Diskon 30 persen menjadi Rp5,4 juta. Dalam penangannya, selain pekerjaan pada type B dan C, ditambah membersihkan atau mengganti plafon, serta overhoul transmisi.

"Nah, pada bagian ini juga akan dicek apakah kondisi mesin sudah masuk air atau belum. Apabila mesin sudah masuk air, maka ada potensi perlu dilakukan engine overhoul," kata Sapta.

Dia menambahkan, biaya perbaikan belum termasuk PPN, menghilangkan bau, dan biaya penggantian komponen yang rusak. Namun, untuk suku cadang ada diskon 10 persen.


Editor : Dani Dahwilani