Pasar Otomotif Tumbuh, Laba Perusahaan Pembiayaan Kendaraan Terdongkrak 3 Kali Lipat
JAKARTA, iNews.id – Pasar otomotif di Indonesia kembali menggeliat seiring dengan kembali bergairahnya perekonomian pasca pandemi Covid-19. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil nasional kembali menyentuh titik psikologis di angka 1 juta unit.
Seperti diketahui, Industri otomotif menjadi salah satu sektor paling terpuruk akibat pandemi dengan hanya membukukan penjualan mobil wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) 532.027 unit pada 2020. Angka ini turun 48,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, pada 2022 penjualan mobil kembali meroket dengan penjualan wholesales 1.048.040 unit. Angka ini naik 18,1 persen dibandingkan 2021 yang hanya meraih 887.202 unit.
Raihan positif ini juga dirasakan perusahaan pembiayaan kendaraan (leasing) di Indonesia yang membukukan kenaikan transaksi dan laba. Bahkan, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mencatatkan rekor sepanjang sejarah kenaikan laba tiga kali lipat pada 2022, di angka Rp750 miliar.
Direktur Utama MTF, Pinohadi G Sumardi mengatakan, kinerja perusahaan pada 2022 lebih baik dibandingkan 2021 dibuktikan dengan meningkatnya lending menjadi sebesar Rp27,8 triliun, serta angka non performing loan (NPL) yang semakin membaik 0,71 persen.
"Pencapaian laba melonjak signifikan sebesar 205 persen dibandingkan pencapaian tahun lalu. Pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan perolehan lending tahun ini yang mencapai Rp27,8 triliun," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (8/2/2023).
Atas raihan ini, Pinohadi optimistis mampu menghadapi tantangan di 2023, serta berkompetisi di industri pembiayaan. Apalagi pada tahun ini Indonesia berupaya lolos dari resesi global yang telah terjadi di negara lain.
Editor: Dani M Dahwilani