Penjualan Kendaraan Niaga Terpukul Covid-19, KTB Fuso Sasar E-Commerce
JAKARTA, iNews.id - Penjualan mobil nasional turun signifikan akibat pandemi Covid-19. Tak terkecuali di segmen kendaraan komersial menyusut hingga 45 persen dari tahun sebelumnya.
Direktur Sales and Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Duljatmono mengungkapkan pada awal tahun hingga Maret 2020 industri otomotif masih berjalan normal. Namun, pandemi Covid-19 masuk menjadikan bisnis otomotif harus menahan pertumbuhan.
"Hingga Juni penjualan mobil niaga turun drastis hingga 45 persen dari volume sebelumnya, rata-rata 7.000 unit menjadi 4.000 unit per bulan. Ini penurunan sangat besar dan berat bagi bisnis otomotif niaga di Indonesia," ujarnya, dalam peluncuran virtual Mitsubishi Fuso Official Store di platform e-commerce Tokopedia, Selasa (1/9/2020).
Duljatmono menyatakan meskipun menurun Mitsubishi Fuso dapat menjaga posisinya sebagai market leader. Di mana penjualan Fuso pada Januari-Juli 2020 sebanyak 13.646 unit dengan pangsa pasar 48,8 persen.
"Tahun sebelumnya, pangsa pasar kami 43,5 persen. Tahun ini meningkat hampir 5 poin dibanding tahun lalu. Kita bersukur dapat mempertahankan market leader kendaraan niaga di Indonesia," katanya.
Duljatmono menyadari dalam situasi pendemi aktivitas masyarakat tidak normal. Kondisi ini disikapi dengan tetap menjalin komunikasi kepada konsumen, baik melalui virtual gathering atau layanan digital.
Salah satunya dengan membuka Official Store Mitsubishi Fuso di Tokopedia. Terdapat 22 dealer Mitsubishi Fuso terbagi dalam delapan wilayah, yaitu Sumatera bagian Utara, Sumatera bagian Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur (termasuk Bali & NTB), Kalimantan, serta Indonesia bagian Timur.
"Ini memudahkan konsumen transaksi berdasarkan domisili dari masing-masing konsumen. Kerja sama antara Mitsubishi Fuso dan Tokopedia berawal dari komitmen KTB senantiasa hadir dalam memberikan kemudahan layanan kepada konsumen. Terlebih dengan keterbatasan ruang gerak masyarakat di masa pandemi, mengharuskan kami beradaptasi dengan kebutuhan konsumen untuk transaksi jarak jauh,” kata Duljatmono.
Terkait kerja sama ini, KTB menawarkan program penjualan khusus kepada konsumen selama periode launching pada 1-30 September 2020. "Untuk transaksi hampir sama dengan penjualan secara fisik, hanya komunikasi dilakukan secara virtual baik chat atau telepon," kata Duljatmono.
Editor: Dani M Dahwilani