Penjualan Mobil Anjlok, Mercedes-Benz Beralih Bangun Properti Mewah di Dubai
JAKARTA, iNews.id – Mercedes-Benz tengah mencari sumber pertumbuhan baru di tengah tekanan pasar otomotif global. Sepanjang tahun lalu, penjualan pabrikan asal Jerman itu dilaporkan anjlok hingga 10 persen, dipicu berbagai tantangan mulai dari kebijakan tarif, persoalan persediaan, hingga persaingan ketat di pasar China.
Di tengah situasi tersebut, Mercedes-Benz mulai melirik sektor non-otomotif sebagai ladang pendapatan tambahan. Salah satu langkah terbarunya adalah pengembangan proyek properti berskala besar Mercedes-Benz Places Binghatti City di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Dilansir dari Carscoops, Kamsi (15/1/2025), proyek ini akan menjadi pengembangan kedua Mercedes-Benz Places di Dubai sekaligus salah satu yang terbesar di dunia. Mengusung konsep “kota di dalam kota”, kawasan hunian ini dirancang sebagai komunitas terpadu dengan skala yang sangat masif.
Mercedes-Benz Places Binghatti City akan mencakup lebih dari 13.000 unit hunian yang tersebar di 12 menara, dengan total luas mencapai hampir 9 juta kaki persegi. Skala tersebut menegaskan ambisi Mercedes-Benz tidak sekadar membangun hunian mewah, tetapi sebuah ekosistem urban yang menyeluruh.
Ikon utama proyek ini adalah menara pusat berbentuk bertingkat yang dinamai Vision Iconic. Bangunan tersebut akan dikelilingi 11 menara berbentuk persegi panjang yang tampil futuristis dan disebut-sebut memiliki siluet menyerupai casing komputer kelas atas.
Meski belum merinci detail teknis setiap bangunan, Mercedes-Benz menyebut seluruh menara akan merepresentasikan filosofi desain khas mereka, yakni Sensual Purity atau Kemurnian Sensual. Menariknya, setiap menara akan diberi nama berdasarkan konsep dan model legendaris Mercedes-Benz, seperti Vision One-Eleven, Vision Mercedes Simplex hingga Vision Mercedes-Maybach 6.