Penjualan Naik 24 Persen, Suzuki Siapkan 8 Motor Anyar di 2019

Dani M Dahwilani ยท Selasa, 05 Maret 2019 - 10:15 WIB
Penjualan Naik 24 Persen, Suzuki Siapkan 8 Motor Anyar di 2019

Jajaran manajemen PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berfoto bersama dalam acara Media Gathering di Kemayoran, Jakarta. (Foto: Suzuki for iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Kinerja PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam penjualan sepeda motor menguat sepanjang 2018. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Suzuki membukukan kenaikan penjualan 24 persen dibandingkan 2017, sehingga menduduki daftar tiga besar di Indonesia.

Raihan wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) Suzuki pada 2018 tercatat sebanyak 89.508 unit, lebih besar dari tahun sebelumnya 72.191 unit. Kenaikan tersebut tidak lepas dari hadirnya produk baru, seperti NEX II dan GSX 150 Bandit serta model-model andalan lain yang telah ada, yakni All New Satria F150 dan GSX-R150.

“Berkat antusiasme dan kepercayaan konsumen serta pecinta sepeda motor Suzuki, tahun 2018 menjadi momentum bagi kami untuk meluncurkan NEX II dan GSX 150 Bandit. Di tahun 2019, kami akan menjawab harapan dan masukan konsumen dengan menghadirkan delapan produk, program penjualan yang kompetitif, layanan purnajual, serta kegiatan menarik lain,” ujar 2W Sales and Marketing Department Head PT SIS, Yohan Yahya dalam acara Media Gathering di Kemayoran, Jakarta.

Kehadiran NEX II pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 memdorong standar baru sepeda motor skutik di Indonesia. Mengusung tagline “Keren Cara Baru”, penjualan NEX II berkontribusi 35 persen terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki dengan jumlah 31.015 unit.

Eksistensi All New Satria F150 tetap terjaga. Model yang diperkenalkan sejak 2016 itu, penjualannya berkontribusi sebesar 31 persen atau sebanyak 27.298 unit. Di sisi lain, motor sporty GSX-R150, GSX-S150, dan GSX 150 Bandit mampu meraih penjualan 19.465 unit sepanjang 2018.

Yohan menerangkan, secara segmentasi, penjualan skutik mengalami lonjakan signifikan dari 14.334 unit menjadi 38.541 unit atau naik sebesar 168 persen dibanding 2017. Menyusul di posisi kedua, underbone menjadi segmen yang mengalami kenaikan sebesar 61,7 persen menjadi 29.399 unit.

"Kinerja segmen skutik dan underbone tersebut memberikan kontribusi terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki masing-masing sebesar 43 persen dan 33 persen," katanya.

Dia menambahkan, tidak hanya berhasil mencatat pertumbuhan positif dari segi penjualan, Suzuki juga berkomitmen memberikan layanan terbaik guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Sepanjang 2018, total jaringan penjualan sepeda motor Suzuki mencapai 486 outlet yang tersebar hingga 247 kota di seluruh Indonesia.

Kinerja Ekspor Melesat

Torehan positif juga diraih Suzuki di pasar ekspor sepanjang 2018. Suzuki mengirimkan produknya ke 41 negara, sebanyak 183.434 unit yang dikapalkan dalam bentuk utuh dan terurai (CBU dan CKD). Total ekspor ini meningkat 62 persen dibandingkan 2017.

Masing-masing, hingga akhir 2018, Suzuki mengekspor 52.634 unit sepeda motor dalam bentuk CBU, capaian ini naik signifikan dibandingkan 2017 sebanyak 25.586 unit. Sementara dalam bentuk CKD, Suzuki telah mengapalkan 130.800 unit, naik pesat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 87.600 unit

Kontribusi terbesar disumbang GSX Series, dengan jumlah 20.548 unit. Hasil ini melonjak tajam 55,2 persen dibanding 2017. Model lain, Address turut menyumbang 16.386 unit. NEX II yang baru diperkenalkan pada April 2018, telah berkontribusi positif dalam ekspor dengan jumlah 10.413 unit sepanjang 2018.


Editor : Dani Dahwilani