Penjualan Turun, Ekspor Mobil Indonesia Justru Naik di Tengah Covid-19

Riyandy Aristyo · Jumat, 24 April 2020 - 16:53 WIB
Penjualan Turun, Ekspor Mobil Indonesia Justru Naik di Tengah Covid-19

Berdasarkan data Gaikindo, ekspor mobil utuh (CBU) pada Januari-Maret 2020, naik hingga 9,4 persen atau sebanyak 77.315 unit dibanding periode yang sama 2019. (Foto: Dok/MMKSI)

JAKARTA, iNews.id - Dampak dari pandemi virus corona membuat penjualan mobil nasional sepanjang Januari-Maret 2020 turun sebesar 15 persen. Namun, berbanding terbalik dengan ekspor kendaraan yang meningkat.

Berdasarkan data Gaikindo, ekspor mobil utuh (CBU) pada Januari-Maret 2020, naik hingga 9,4 persen atau sebanyak 77.315 unit dibanding periode yang sama 2019 hanya mencapai 70.647 unit.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatatkan pada periode Januari sampai per 15 April 2020, mengirimkan kendaraan roda empat (CBU) sebanyak 87.879 unit. Sementara, untuk roda dua, mencapai 215.347 unit.

"Ekspor komponen untuk kendaraan roda empat, hingga April 2020 telah menembus 11.099.550 pieces. Bahkan, sejumlah perusahaan komponen pesawat, kereta api, dan alat berat, juga masih aktif melakukan ekspor," ujar Menperin,Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya, Jumat (24/4/2020).

Agus optimistis, Indonesia akan menjadi salah satu negara yang mampu me-recovery lebih cepat pertumbuhan ekonomi positif pascapandemi Covid-19.

Sebagai informasi, sejak diserang pandemi Covid-19, penjualan mobil menurun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan retail sales (dealer ke konsumen) kuartal pertama 2020 mencapai 15,9 persen. Tahun ini, retail sales mobil baru periode Januari-Maret hanya 219.361 unit, turun dari 260.804 unit tahun lalu. 

Editor : Dani Dahwilani