Tugas Berat Masinis, Ini Sederet Persiapan Sebelum Jalankan Kereta
JAKARTA, iNews.id- Kereta api merupakan salah satu alat transportasi yang cukup diminati oleh masyarakat. Karena selain cukup praktis, kereta api juga bisa dengan cepat sampai tujuan, karena terbebas dari kemacetan.
Pengguna kereta api pun cukup beragam, dari yang menggunakan untuk pulang ke kampung halaman, pergi berwisata ke luar kota, hingga untuk pergi ke kantor setiap hari.
Berbicara soal berbagai hal tentang Kereta Api seperti rute, pembelian tiket, dan berbagai jenis kereta api mungkin sudah lumrah diketahui oleh masyarakat umum. Tapi, tahukah kamu apa yang dilakukan oleh Masinis sebelum kereta jalan?
Mengenai hal itu, seorang masinis bernama Suhadi, menjelaskan tentang apa saja yang dilakukan oleh Masinis sebelum kereta jalan, pada Channel YouTube Mas Masinis.
Suhadi mengawali daily vlognya dengan memberitahukan tentang Lokomotif yang ingin digunakannya, dan menunggu rangkaian keretanya terhubung.
"Hari ini lagi ada di Stasiun Pasar Senen, lagi nunggu rangkaiannya, ini lokomotif yang gue pakai 203 9507, kita nunggu rangkaiannya," ucap Suhadi.

Kemudian, setelah rangkaiannya terhubung, Suhadi memastikan bahwa rantai dan selang antara lokomotif dan rangkaiannya terhubung dengan baik.
"Kalau sudah digandeng rantainya juga dipasang. setelah di tempel nanti rantainya dipasang, sama selangnya juga dipasang," tambahnya.
Setelah itu, Suhadi pun menunjukan alat manometer bagian paling belakang rangkaian. Kemudian Suhadi menjelaskan sedikit detail tentang alat tersebut.
"Dipasang alat manometer di rangkaian paling belakang, harus 5 psi, ini masih kosong, nanti harus 5, nunggu dulu, berarti selangnya belum dipasang yang depan, kalau sudah dipasang nanti manometernya ke angka 5," jelas Masinis tersebut seraya menunjuk alat manometer.
Kemudian, Sang Masinis menjelaskan, bahwa keberangkatan pada pukul 18.45, namun dirinya harus sudah ada di lokasi jam 4 sore, untuk melakukan tes kesehatan, Assesment dan sebagainya.
Kemudian, Suhadi pun melanjutkan dengan menemui petugas yang melakukan pengecekan pada pengereman kereta api. Sebagai Masinis, Suhadi pun harus memastikan bahwa kereta yang dikemudikannya benar-benar aman.
"Ini lagi percobaan pengereman statis, itu maksudnya untuk memastikan pengereman berfungsi dengan baik sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, dan percobaan pengereman statis ini dilakukannya 2x percobaan, dan anginnya harus dipastikan sampai belakang," ungkapnya.
Setelah memantau pengecekannya, Suhadi juga memantau percobaan pengereman. Apabila dinyatakan bagus, barulah dirinya ke kantor PAP untuk menemui petugas peron dan mengambil LAPKA.
"Oke percobaanya pengeremannya sudah bagus dinyatakan PUK nya, terus ini mau ke kantor PAP ke petugas peron buat ngambil LAPKA," tuturnya.
Kemudian, setelah percobaan sistem pengereman statis dinyatakan baik, Sang Masinis pun harus terlebih dahulu menandatangani form Check. Setelah itu barulah Masinis mengemudikan Kereta Api ke lokasi tujuan.
Editor: Ismet Humaedi