3.000 Pelari Ramaikan Steel Run 2026, Kawasan Industri Cilegon Disulap Jadi Arena Lari
CILEGON, iNews.id - Steel Run 2026 sukses mengubah kawasan industri Cilegon menjadi arena lari yang dipadati 3.000 peserta. Ajang yang digelar PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) pada 30 Agustus 2026 tersebut memadukan olahraga, hiburan, dan pengalaman berlari di lingkungan industri.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, Steel Run 2026 menghadirkan kategori 10K, 5K Fun Run, serta kategori KS Group. Kehadiran ribuan pelari memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap konsep olahraga yang membawa peserta masuk ke kawasan industri.
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menilai penyelenggaraan Steel Run 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan positif dengan masyarakat Cilegon dan sekitarnya.
“Keberhasilan penyelenggaraan Steel Run 2026 menjadi bukti optimisme kami dalam menjaga eksistensi industri baja, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Cilegon dan sekitarnya. Melalui perpaduan unik antara jalur kawasan industri dan konsep sportainment, acara ini tidak hanya mendukung tren gaya hidup sehat tetapi juga menciptakan legacy positif bagi korporasi dan komunitas. Sinergi harmonis ini menegaskan bahwa sektor industri dan kesehatan masyarakat urban dapat bertumbuh bersama,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Rute 10K Jadi Tantangan Utama
Steel Run 2026 memberikan tantangan berbeda melalui kategori 10K. Peserta harus melewati lintasan kawasan industri dengan jarak lebih panjang, sekaligus menikmati rute eksklusif yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas manufaktur Krakatau Steel.
Konsep tersebut menjadi salah satu pembeda utama Steel Run 2026. Peserta tidak hanya mengejar catatan waktu, tetapi juga memperoleh pengalaman berlari di lingkungan kawasan industri yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas produksi baja.
Antusiasme peserta tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan. Ketua Panitia Steel Run 2026, Andi Yoshendy, menyebut jumlah pelari yang hadir mencapai 3.000 orang atau tumbuh 37 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
“Animo publik melampaui ekspektasi dengan tingkat kehadiran riil mencapai 3.000 pelari, mencerminkan pertumbuhan kepesertaan sebesar 37% dari jumlah peserta pada tahun sebelumnya. Catatan yang membanggakan juga terlihat dari tingkat penyelesaian lomba, di mana seluruh peserta yang memulai start berhasil mencapai garis finish dalam batas waktu yang ditentukan,” ujar Andi.
Pertumbuhan jumlah peserta turut memperkuat posisi Steel Run sebagai ajang olahraga sekaligus sportainment. Kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi pelari dari berbagai kalangan untuk ikut merasakan atmosfer perlombaan di kawasan industri.
Kemeriahan tidak hanya terjadi di lintasan. Race Village serta sejumlah cheering zone di sepanjang rute turut dipenuhi masyarakat dan komunitas lokal yang memberikan dukungan kepada para peserta.
Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Banten. Unsur tersebut membuat Steel Run 2026 tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga ruang interaksi antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat.
Membawa Semangat Ketangguhan Industri Baja
Akbar Djohan menilai perjuangan para peserta menyelesaikan lintasan memiliki keterkaitan dengan karakter industri baja. Ketahanan, ketepatan, dan kemampuan menghadapi tekanan menjadi nilai yang ingin direpresentasikan melalui ajang tersebut.
Semangat para pelari dalam menyelesaikan setiap kilometer menjadi simbol optimisme Krakatau Steel untuk terus beradaptasi menghadapi dinamika industri manufaktur baja global.
“Melalui momentum ini, Krakatau Steel Group menegaskan posisinya tidak hanya sebagai pilar manufaktur nasional, melainkan pelopor transformasi industri yang dinamis, adaptif, dan inklusif. Energi luar biasa hari ini kami dedikasikan sebagai apresiasi tertinggi atas kepercayaan kokoh dari para mitra strategis serta konsumen global. Ke depan, semangat ketangguhan yang lahir di lintasan race ini akan terus membakar komitmen korporasi dalam melahirkan inovasi produk bernilai tinggi demi memacu akselerasi infrastruktur serta kemandirian ekonomi Indonesia,” tutup Dr. Akbar Djohan.
Dengan menggabungkan olahraga, industri, hiburan, dan komunitas, Steel Run 2026 diharapkan dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan. Konsep tersebut juga menjadi sarana bagi Krakatau Steel untuk memperkuat interaksi dengan masyarakat Cilegon dan wilayah sekitarnya.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang berdiri pada 31 Agustus 1970. Selain industri baja, Krakatau Steel Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama perusahaan Korea dan Jepang.
Dalam transformasi perusahaan, Krakatau Steel menjalankan program KS Reborn. Program tersebut berfokus pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur.
Melalui agenda transformasi tersebut, Krakatau Steel menargetkan penguatan kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan daya tarik bagi investor. Steel Run 2026 menjadi salah satu kegiatan yang mempertemukan sisi industri dengan masyarakat melalui pendekatan olahraga dan komunitas.