Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
6 Fakta Sauna bagi Kesehatan, Bagus untuk Otot tapi Pengaruhi Kualitas  Sperma
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Sauna bagi Kesehatan, Bagus untuk Otot tapi Pengaruhi Kualitas  Sperma

Selasa, 04 Agustus 2026 - 22:56:00 WIB
6 Fakta Sauna bagi Kesehatan, Bagus untuk Otot tapi Pengaruhi Kualitas  Sperma
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Sauna menjadi salah satu metode relaksasi yang banyak digunakan setelah berolahraga. Berada di ruangan bersuhu panas dipercaya dapat membantu tubuh lebih rileks dan mendukung proses pemulihan. Namun, penggunaan sauna tetap harus dilakukan dengan tepat agar manfaatnya tidak berubah menjadi risiko kesehatan.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, menjelaskan bahwa manfaat sauna tidak bisa diterapkan secara sama untuk semua orang. Efeknya sangat bergantung pada jenis aktivitas fisik yang dilakukan sebelum masuk ke ruang sauna.

Berikut fakta-fakta sauna bagi kesehatan:

1. Sauna Bisa Membantu Pemulihan Setelah Angkat Beban

Sauna disebut memiliki manfaat bagi orang yang melakukan latihan beban (strength training). Paparan suhu panas dapat membantu memperlancar aliran darah menuju otot.

"Jurnal pertama adalah jurnal yang mendukung bahwa sauna yang dilakukan habis angkat beban, itu ternyata efektif buat pertumbuhan otot. Karena terjadi pembesaran pembuluh darah kapiler sehingga meningkatkan aliran darah ke otot yang membuat otot tersebut berkembangnya menjadi cepat," kata dr Tirta dalam unggahan video di channel YouTube miliknya, dikutip Selasa (4/8/2026).

Peningkatan sirkulasi darah membantu suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan otot yang sedang mengalami proses pemulihan setelah latihan.

2. Sauna Tidak Cocok untuk Semua Jenis Olahraga

Meski memiliki manfaat, sauna bukan pilihan utama setelah seluruh jenis olahraga. Bagi orang yang baru menyelesaikan latihan kardio intensitas tinggi seperti lari jarak jauh, CrossFit, atau Hyrox, metode pemulihan yang lebih disarankan adalah ice bath.

“Jurnal kedua, bahwa ice bath selama dua sampai tiga menit itu bagus untuk meredakan ketegangan atau peradangan akut bagi orang yang melakukan aktivitas high high intensity cardio. Itu justru kalau dia mencelupkan dirinya ke dalam ice bath dua menit sampai tiga menit, itu bisa mengurangi peradangan akutnya," ujar dr Tirta.

3. Sauna Dapat Dikombinasikan dengan Ice Bath

Selain digunakan sendiri, sauna juga dapat dikombinasikan dengan terapi dingin atau ice bath. Metode yang dikenal sebagai hot and cold therapy ini digunakan untuk membantu proses pemulihan otot dengan memberikan efek suhu panas dan dingin secara bergantian.

4. Sauna Membantu Tubuh Lebih Rileks

Paparan panas dari sauna dapat memberikan sensasi rileks pada tubuh. Suhu tinggi membuat pembuluh darah melebar sehingga sirkulasi menjadi lebih lancar dan membantu mengurangi rasa kaku setelah aktivitas fisik.

Namun, manfaat tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

5. Sauna Terlalu Lama Bisa Mengganggu Kualitas Sperma

Penggunaan sauna secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif, terutama bagi kesehatan reproduksi pria. Paparan suhu panas dalam waktu lama dapat memengaruhi fungsi testis.

"Tapi, sauna yang terlalu sering dan terlalu lama, misalkan dia lebih dari 40 menit atau lebih dari 15 menit dan dilakukan terus-terusan, itu justru mengganggu kinerja sperma pada testis," kata dr Tirta.

Menurut dia, organ reproduksi pria sangat sensitif terhadap perubahan suhu sehingga paparan panas berlebih dapat mengganggu proses produksi sperma.

6. Sauna Bukan Tempat untuk Berlama-lama

Meski terasa nyaman, sauna bukan aktivitas yang dianjurkan dilakukan dalam durasi panjang. dr Tirta mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan sauna hingga berjam-jam.

"Maka buat teman-teman yang sauna, boleh, tapi gak sampai sejam dua jam juga. Mau ngapain juga sauna sejam," ujarnya.

Penggunaan sauna secara bijak dapat membantu mendapatkan manfaat relaksasi dan pemulihan tubuh. Namun, durasi, kondisi kesehatan, serta jenis aktivitas sebelumnya tetap perlu diperhatikan agar sauna tidak menimbulkan risiko.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut