Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 05 Februari 2026 - 16:29:00 WIB
AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan revitalisasi wilayah dan transformasi sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci dari program transmigrasi. Menurut dia, program transmigrasi dapat berdampak pada roda perekonomian.

AHY menuturkan optimalisasi kawasan transmigrasi penting karena jangan sampai infrastruktur yang sudah tersedia tidak bisa dimanfaatkan. Jika infrastruktur tak tersedia di kawasan transmigrasi, maka pemerintah bisa membangun berdasarkan karakteristik masyarakat dan keunggulan daerahnya.

"Jadi kami harus memastikan sebuah kawasan transmigrasi benar-benar memiliki kesiapan infrastruktur, apakah jalannya, perumahannya, listriknya, komunikasinya, termasuk juga jika itu merupakan daerah pertanian, kami pastikan ada sumber air, bukan hanya dikonsumsi oleh rumah tangga, tapi juga untuk pengairan sawah dan kebun yang dikelolanya," kata AHY dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Transformasi Transmigrasi 2026 di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

AHY juga mewanti-wanti soal transformasi daerah transmigrasi dan sumber daya manusianya. Sebab, SDM dan wilayah transmigrasi harus memiliki nilai tambah demi pemberdayaan ekonomi.

Dia meyakini keunggulan daerah transmigrasi dan transmigran berkualitas dapat menarik investasi yang bisa meningkatkan perekonomian.

"Meningkatkan nilai potensi yang ada di setiap kawasan transmigrasi tersebut dan mengawinkan potensi-potensi tadi dengan kekuatan kapital, maksud saya harus masuk industri, harus masuk investor, dan harus masuk teknologi, termasuk off-taker yang bisa segera menyerap produktivitas atau hasil produksi di kawasan transmigrasi," tuturnya.

Atas dasar itu, AHY menyoroti intervensi akademisi untuk mengidentifikasi potensi lokal dan SDM di wilayah transmigrasi. Dari penelitian yang ada, maka pengembangan potensi bisa dimaksimalkan. 

Sehingga, keunggulan kompetitif dapat diidentifikasi dan menjadi nilai tambah secara ekonomi bagi wilayah transmigrasi dan transmigran.

Adapun, Kementerian Transmigrasi memiliki program yang bekerja sama dengan akademisi lintas kampus se-Indonesia. Mereka ditugaskan turun ke daerah transmigrasi demi menemukan potensi lokal baik sumber daya atau indikator ekonomi maupun kultural sebagai bahan pemerintah melangsungkan program transmigrasi.

"Tim Ekspedisi Patriot yang melibatkan ribuan peneliti, termasuk mahasiswa dari berbagai kampus terbaik di Indonesia adalah sesuatu yang sangat strategis. Ini memberikan ruang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi pionir, menjadi perintis, menjadi pelopor pembangunan yang bisa membuka lapangan pekerjaan, yang bisa juga mentransfer ilmu, pengetahuan, dan wawasan serta pengalamannya agar masyarakat lokal juga tumbuh dan berkembang dengan baik," urainya.

Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut