Alasan Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Potong Kaki Korban: Susah Bawanya, Ramai Orang
DEPOK, iNews.id - Pelaku pembunuhan disertai mutilasi Saepul (26), mengungkap alasan memotong kaki korban setelah menghabisi nyawa pria bernama Kunaefi. Dia mengaku melakukan hal itu agar jasad korban lebih mudah dibawa keluar dari lokasi kejadian tanpa menarik perhatian warga.
Pengakuan tersebut disampaikan Saepul saat diinterogasi penyidik usai ditangkap di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026). Dalam rekaman video yang diterima, Saepul mengaku lokasi tempat tinggalnya berada di lingkungan yang ramai.
"Karena susah bawanya juga, Bang, di situ kan ramai orang dan perumahan juga," kata Saepul dalam rekaman video yang dilihat Kamis (6/8/2026).
Usai memutilasi korban, Saepul mengaku membuang barang bukti berupa pisau dan pakaian yang digunakannya ke tempat sampah di pinggir jalan kawasan Pitara, Depok.
Sementara itu, ia menjelaskan awalnya hanya mengundang korban ke kontrakannya di Cipayung, Depok, untuk menemaninya mengobrol. Namun, terjadi pertengkaran di antara keduanya. Saepul mengaku sempat mendorong korban, lalu ia mengambil pisau dari dapur dan menusuk korban.
"Saya berontak, terus dia kayak tampar saya. Terus saya tak dorong kan, saya mau teriak terus saya didorong dari tangga. Sudah terlanjur didorong ke bawah, saya ambil pisau lah, saya tusuk di bagian sininya (pinggang)," ungkapnya.
Saepul mengaku emosinya semakin memuncak ketika korban masih memberikan perlawanan. Dia kemudian menggorok leher korban hingga tewas.
"Terus dia berontak lagi, nendang saya. Saya makin emosi, Bang. Terus saya pegang saja kepalanya, tangan dia kan sudah nggak bisa (melawan) karena pegang perut, terus saya pegang saja kepalanya, terus saya gorok," ucap Saepul.