Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Andriyono Petugas Damkar DKI Meninggal saat Tugas Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta
Advertisement . Scroll to see content

Andriyono Petugas Damkar DKI Meninggal saat Tugas Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta

Selasa, 04 Agustus 2026 - 08:52:00 WIB
Andriyono Petugas Damkar DKI Meninggal saat Tugas Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Kepala Regu Cepu Sektor Cipayung, Andriyono. Almarhum meninggal dunia saat menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu (1/8/2026).

Sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dedikasi almarhum saat menjalankan tugas penyelamatan, Pemprov DKI Jakarta memberikan Kenaikan Pangkat Anumerta dari Golongan III/a ke III/b. Tak hanya itu Pemprov DKI juga menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum.

Santunan yang diserahkan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) senilai total Rp344.161.500. 

"Ini menjadi salah satu bentuk bagaimana pemerintah memberikan perhatian kepada kita semua dari jajaran ASN, khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, Andriyono merupakan sosok yang penuh dedikasi dalam menjalankan tugas. 

"Karena beliau-beliau inilah dan salah satunya adalah Bapak Andriyono almarhum yang sudah berdedikasi luar biasa sehingga di dalam rangka penyelamatan dan pengamanan dalam musibah, Damkar selalu berada di paling depan," katanya.

Dia meminta jajaran Dinas Gulkarmat DKI Jakarta untuk memberikan dukungan keberlanjutan kepada keluarga yang ditinggalkan, termasuk pemenuhan pendidikan anak-anak almarhum.

"Selain tadi santunan, Insya Allah mungkin dengan fasilitas yang ada di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga Insya Allah akan kami bantu sesuai dengan aturan dan ketentuan," tutur dia.

Uus melanjutkan, peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi dalam menanggulangi bencana dan penyelamatan. Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kemarau.

"Saya juga sekaligus mengimbau kepada seluruh warga di DKI Jakarta untuk berhati-hati dalam situasi kondisi yang terjadi saat ini. Jangan sampai terulang kembali karena dari hal kecil ini akan menimbulkan hal yang besar," tandas Uus.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut