Apa itu Kearifan Lokal? Ini Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Contohnya
JAKARTA, iNews.id - Apa itu kearifan lokal menjadi salah satu pertanyaan yang sering keluar dalam materi pembelajaran di bangku sekolah, khususnya saat mata pelajaran sosiologi. Berikut informasinya agr lebih paham.
Dalam kehidupan, kearifan lokal merupakan budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan. Kearifan lokal biasanya diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi.
Apa itu Kearifan Lokal?
Kearifan lokal adalah pandangan terhadap kehidupan dan ilmu pengetahuan. Tak cuma itu, kearifan lokal terkait dengan berbagai strategi kehidupan yang diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari.
Kearifan lokal bisa juga diartikan sebagai suatu budaya yang diciptakan melalui proses yang berulang-ulang, dengan mempergunakan makna internalisasi dan interpretasi ajaran agama, serta budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma-norma sosial.
Dalam bahasa asing, kearifan lokal juga sering dikenal dengan kebijakan setempat (local wisdom) atau pengetahuan setempat (local knowledge) atau juga kecerdasan setempat (local genius).
Apa itu Kearifan Lokal Menurut Ahli?
Menurut Edi Sediawati, kearifan lokal adalah beragamnya pola perilaku sebagai wujud hasil budaya. Kemudian dalam cakupan makna yang lebih luas, kearifan lokal itu terstruktur dalam keseluruhan warisan budaya, baik seni budaya yang tampak maupun yang tidak tampak.
Kearifan lokal merupakan sebuah sistem dalam tatanan kehidupan sosial, politik, budaya, ekonomi, serta lingkungan yang hidup di tengah-tengah masyarakat lokal. Ciri yang melekat dalam kearifan lokal adalah sifatnya yang dinamis, berkelanjutan dan dapat diterima oleh komunitasnya (Thamrin 2013).
Ciri-ciri Kearifan Lokal
Mempunyai kemampuan untuk mengendalikan
Menjadi pertahanan terhadap pengaruh budaya luar
Mempunyai kemampuan mengakomodasi terhadap budaya luar
Mempunyai kemampuan dalam mengarahkan perkembangan budaya
Mempunyai kemampuan memadukan budaya asli dengan budaya luar
Fungsi Kearifan Lokal
Sebagai sarana konservasi dan pelesterian sumber daya alam.
Sebagai sarana mengembangkan kebudayaan serta ilmu pengetahuan
Sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan.
Sebagai sarana integrasi sosial
Sebagai sarana perwujudan etika dan moral
Contoh Kearifan Lokal
Setelah memahami apa itu kearifan lokal, berikut beberapa contoh di penjuru Nusantara yang termasuk dalam kearifan lokal:
- Hutan Larangan Adat
Hutan larangan adat berasal dari desa Rumbio Kec. Kampar Prov. Riau. Aturan ini dibuat agar masyarakat sekitar bersama-sama melestarikan hutan di sana. Di dalamnya, terdapat peraturan untuk tidak boleh menebang pohon dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi berupa denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesar Rp6.000.000. - Awig-Awig
Berasal dari Bali. Awig-awig dimaknai sebagai sesuatu yang menjadi baik. Secara harfiah awig-awig memiliki arti suatu ketentuan yang mengatur tata krama pergaulan hidup dalam masyarakat untuk mewujudkan tata kehidupan yang ajeg di masyarakat - Cingcowong
Dari Suku Sunda atau sebagian besar wilayah Jawa Barat. Cingcowong merupakan upacara yang bertujuan untuk meminta hujan. Selain itu, Cingcowong ini berlangsung secara turun temurun oleh masyarakat Luragung sebagai wujud pelestarian budaya - Bebie
Di sekitaran wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan. Bebie merupakan adat istiadat yang berkembang di wilayah setempat, dengan kegiatan menanam dan memanen padi secara bersama-sama. Tujuan kerifan lokal ini agar proses memanen padi cepat selesai. Selain itu, bebie diadakan sebagai bentuk perayaan dalam rangka rasa syukur atas suksesnya masa panen.
Nah kira-kira seperti itulah penjelasan mengenai apa itu kearifan lokal. Apakah kalian sudah memahaminya? Selamat belajar!