Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Apa Kabar Robinho? Mantan Bintang Real Madrid dan AC Milan yang Kini Mendekam di Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Apa Kabar Robinho? Mantan Bintang Real Madrid dan AC Milan yang Kini Mendekam di Penjara

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:00:00 WIB
Apa Kabar Robinho? Mantan Bintang Real Madrid dan AC Milan yang Kini Mendekam di Penjara
Baca Berita

SAO PAULO, iNews.id - Robinho, mantan bintang Timnas Brasil yang pernah memperkuat Real Madrid dan AC Milan, menjalani kehidupan jauh berbeda setelah terjerat kasus kekerasan seksual. Hingga Oktober 2026, dia telah menjalani sekitar dua tahun dari total hukuman sembilan tahun penjara dan diperkirakan bebas pada akhir 2032 setelah mendapat pengurangan masa hukuman.

Robinho pernah menjadi salah satu pemain muda Brasil yang menarik perhatian dunia. Dia bergabung dengan Real Madrid dari Santos pada 2005, ketika berusia 21 tahun. Kepindahan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya di sepak bola Eropa.

Tiga tahun berselang, Robinho membuat kejutan dengan bergabung ke Manchester City pada awal era kepemilikan Abu Dhabi. Transfer itu menjadi salah satu perpindahan pemain yang banyak dibicarakan di Liga Inggris. Namun, perjalanan kariernya tidak berkembang sesuai ekspektasi dan kemudian dibayangi perkara hukum.

Perjalanan Karier Robinho Berakhir di Penjara

Kasus yang menjerat Robinho bermula dari dugaan pemerkosaan berkelompok terhadap seorang perempuan di sebuah kelab malam di Milan pada 2013, ketika dia memperkuat AC Milan. Pengadilan Italia menyatakan dia bersalah dalam kasus kekerasan seksual tersebut pada 2017.

Robinho membantah melakukan tindak pidana itu. Menurut laporan media Brasil, Globo, hakim Italia menyoroti rekaman percakapan yang dinilai menjadi bukti penting mengenai pengetahuan Robinho tentang kondisi korban dan ketidakmampuannya memberikan persetujuan.

Meski telah dinyatakan bersalah, Robinho tidak langsung menjalani hukuman di Brasil. Proses banding dan upaya ekstradisi dari Italia berlangsung selama beberapa tahun. Dalam periode tersebut, dia masih sempat melanjutkan karier sepak bolanya bersama sejumlah klub, termasuk Atletico Mineiro di Brasil serta Sivasspor dan Istanbul Basaksehir di Turki.

Robinho kemudian kembali ke Santos, klub yang membesarkan namanya, sebelum mengakhiri karier profesional pada 2020. Dia baru mulai menjalani hukuman penjara di Brasil pada Maret 2024 setelah proses hukum terkait pelaksanaan putusan Italia.

Aktivitas Robinho Selama Menjalani Hukuman

Robinho sempat ditempatkan di kompleks penjara Tremembe, Sao Paulo, yang dikenal dengan julukan penjara para pesohor. Salah satu narapidana terkenal yang pernah menjalani hukuman di tempat tersebut adalah Edinho, putra legenda sepak bola Brasil Pele. Edinho menjalani hukuman pada akhir 2010-an setelah dinyatakan bersalah dalam kasus pencucian uang.

Nama lain yang dikaitkan dengan Robinho adalah Walter Delgatti, seorang peretas yang menjalani hukuman delapan tahun tiga bulan karena meretas Dewan Kehakiman Nasional Brasil. Menurut laporan media Spanyol, Marca, Delgatti mengaku kepada sejumlah orang di penjara mengenai rencana membangun usaha taruhan bersama Robinho.

Media Brasil, Veja, juga melaporkan Delgatti telah menyampaikan proposal bisnis tersebut kepada pengacaranya, Ariovaldo Moreira. Sang pengacara mengonfirmasi kepada media tersebut adanya pembicaraan mengenai rencana itu. Namun, belum ada informasi mengenai kelanjutan rencana usaha tersebut.

Selama berada di penjara Tremembe, Robinho mengikuti sejumlah kegiatan pendidikan dan pekerjaan. Dia dilaporkan menempuh kursus elektronik selama 600 jam yang mencakup perbaikan televisi dan radio. Dia juga disebut menyelesaikan seluruh 10 modul dalam program Pendidikan Kerja dan Kewarganegaraan.

Selain mengikuti pelatihan, mantan pemain Timnas Brasil itu mulai menekuni kegiatan membaca, bergabung dengan klub membaca, serta membantu mengurus kebun sayur. Dia dilaporkan berperilaku baik selama menjalani hukuman. Pada November 2025, Pengadilan Sao Paulo menerima permohonan pengurangan masa hukumannya selama 160 hari.

Setelah itu, Robinho dipindahkan ke Pusat Reintegrasi Sosial Limeira. Fasilitas tersebut dihuni narapidana yang tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, mendapat hukuman kurang dari 10 tahun, serta tidak memiliki hubungan dengan geng kriminal.

Keluarga juga tetap mengunjungi Robinho selama dia berada di balik jeruji besi. Pada tahun pertama masa hukumannya, keluarga hanya diizinkan memberikan sejumlah barang, seperti makanan, pakaian, perlengkapan menulis, buku, majalah, dan permainan.

Pengurangan hukuman selama 160 hari membuat Robinho diperkirakan keluar dari penjara pada akhir 2032, lebih cepat dibandingkan jadwal sebelumnya pada Maret 2033.

Sementara Robinho masih menjalani hukuman, putranya, Robinho Junior, mulai membangun karier profesional di sepak bola. Pada musim panas 2026, dia bergabung dengan klub Italia Genoa melalui skema pinjaman dari Santos. Perkembangan karier sang putra menjadi bagian lain dari perjalanan keluarga Robinho ketika mantan bintang Brasil itu masih menjalani masa hukumannya.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut