Api Kebakaran KMP Batu Mandi Berangsur Padam, Lanjut Operasi Pendinginan
CILEGON, iNews.id - Api yang membakar Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batu Mandi saat memasuki Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, mulai berangsur padam, Selasa (20/10/2026) malam. Meski demikian, tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan karena sejumlah titik api dilaporkan masih menyala.
Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan, kondisi kebakaran mulai berangsur terkendali. Namun, proses penanganan di lokasi masih terus berlangsung.
"Ya sudah mulai berangsur padam," kata Rizky saat dihubungi, Selasa (20/10/2026).
Dia menambahkan, tim gabungan masih berfokus pada proses pemadaman dan pendinginan. Sejumlah titik api yang masih menyala menjadi perhatian petugas di lapangan.
"Untuk saat ini masih proses pendinginan, Mas, masih ada beberapa titik api yang menyala, sehingga itu untuk fokus tim gabungan itu masih proses pemadaman," tuturnya.
Rizky belum menjelaskan secara terperinci jumlah personel pemadam kebakaran yang dikerahkan. Dia menyebut informasi perkembangan penanganan akan disampaikan lebih lanjut.
"Nanti untuk perkembangan selanjutnya saya laporkan kembali ya," ucapnya.
Sebelumnya, KMP Batu Mandi terbakar saat memasuki Pelabuhan Merak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Selasa (20/10/2026). Asap hitam tebal terlihat membubung dari kapal dan memenuhi sejumlah bagian kapal hingga memicu kepanikan penumpang.
Dalam rekaman yang beredar, asap hitam tampak membubung saat kapal mendekati pelabuhan. Ratusan penumpang kemudian dievakuasi menggunakan perahu-perahu kecil yang berada di sekitar Pelabuhan Merak.
Proses evakuasi berlangsung ketika asap masih memenuhi bagian dalam kapal. Sejumlah penumpang terlihat panik saat berupaya menyelamatkan diri.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea sebelumnya mengatakan, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Banten dikerahkan untuk membantu evakuasi.
Hingga saat itu, jumlah korban dan penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan serta penyelidikan lebih lanjut.