BAIC Perluas Jaringan di Indonesia, Targetkan 12 Dealer di Jabodetabek hingga Akhir 2026
TANGERANG, iNews.id - PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), distributor brand BAIC di Indonesia, terus memperkuat bisnis otomotif dengan memperluas jaringan dealer. Memasuki tahun ketiga keikutsertaannya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), BAIC menargetkan total 12 dealer di kawasan Jabodetabek hingga akhir 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BAIC Indonesia untuk memperkuat akses konsumen terhadap layanan penjualan maupun purna jual, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang terus menunjukkan tren positif.
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan perluasan jaringan dealer menjadi salah satu fokus utama perusahaan pada 2026, selain memperkuat portofolio kendaraan hybrid dan mulai memasuki segmen kendaraan listrik murni.
"Selama tiga tahun terakhir, PT JIO Distribusi Indonesia telah membangun fondasi yang kuat untuk memperkenalkan dan mengembangkan brand BAIC di Indonesia. Memasuki tahun 2026, kami semakin menegaskan komitmen tersebut melalui strategi bisnis yang lebih agresif, mulai dari perluasan jaringan dealer, penguatan portofolio kendaraan hybrid, hingga memasuki era kendaraan listrik penuh dengan menghadirkan BAIC T1 sebagai Battery Electric Vehicle pertama BAIC di Indonesia," katanya..
"Langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang kami untuk menghadirkan pilihan mobilitas yang semakin lengkap bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat peran BAIC dalam mendukung transisi elektrifikasi industri otomotif nasional," ujar Dhani Yahya.
Saat ini, BAIC Indonesia telah memiliki 16 dealer resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan penambahan jaringan, terutama di kawasan Jabodetabek, sehingga total dealer di wilayah tersebut mencapai 12 lokasi.
Perluasan jaringan ini diharapkan dapat memudahkan konsumen mendapatkan kendaraan BAIC sekaligus mengakses layanan purna jual. Strategi tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap brand BAIC di pasar otomotif Indonesia.
"Kepercayaan konsumen terhadap BAIC Indonesia juga tercermin dari pertumbuhan bisnis yang terus menunjukkan tren positif. Pada Semester I 2026, BAIC Indonesia berhasil membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," kata Dhani.
Menurutnya, pertumbuhan penjualan tersebut tidak terlepas dari kepercayaan konsumen Indonesia yang memilih BAIC sebagai partner mobilitas.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen Indonesia atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAIC. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk terbaik serta meningkatkan kualitas layanan di seluruh Indonesia," ujarnya.
Perkuat Portofolio dengan Kendaraan Listrik
Selain memperluas jaringan dealer, BAIC Indonesia juga memperkuat pilihan kendaraan yang ditawarkan kepada konsumen. Setelah menghadirkan BAIC BJ40 Plus, BAIC X55 II, dan BAIC BJ30 HEV, perusahaan kini mulai memasuki era kendaraan listrik murni melalui BAIC T1.
BAIC T1 menjadi kendaraan Battery Electric Vehicle (BEV) pertama BAIC yang diperkenalkan di Indonesia. Model tersebut diposisikan sebagai crossover listrik yang menawarkan kabin luas, teknologi pintar, fitur keselamatan, serta kenyamanan berkendara.
Kehadiran BAIC T1 sekaligus menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengikuti perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
BAIC Indonesia menargetkan penjualan 1.000 unit BAIC T1 hingga akhir 2026. Model tersebut juga ditargetkan mampu meraih pangsa pasar 16 persen di segmen kendaraan listrik yang menjadi sasaran perusahaan.
Sebelumnya, BAIC BJ30 HEV menjadi salah satu model yang memberikan kontribusi besar terhadap penjualan BAIC di Indonesia. Model SUV hybrid tersebut saat ini menyumbang sekitar 56 persen terhadap penjualan brand BAIC di Tanah Air.
Kombinasi perluasan jaringan dealer, penguatan produk hybrid, dan masuknya BAIC ke segmen kendaraan listrik murni, JDI berharap bisnis BAIC dapat terus bertumbuh sekaligus memperluas basis konsumen di Indonesia.