Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT

Senin, 20 Juli 2026 - 22:20:00 WIB
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026) malam. Zaini tiba usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok, Nusa Tengara Barat (NTB).

Zaini tiba di KPK pukul 21.59 WIB dengan mengenakan kemeja berwarna biru langit dibalut dengan jaket. Zaini juga terlihat mengenakan masker, topi, dan memanggul tas berwarna hitam.

Saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media, Zaini terlihat hanya diam. Dia kemudian langsung diantar menuju ruang pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Sementara, enam orang lainnya yang dikabarkan dibawa KPK ke Jakarta tidak terlihat melalui pintu depan. Namun, ada beberapa mobil KPK yang terlihat masuk ke area KPK seiring tibanya Zaini.

KPK selanjutnya akan kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap para pihak yang dibawa ke Jakarta. Setelahnya, KPK akan menentukan status hukum untuk para pihak-pihak tersebut.

Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini dan 18 orang lain dalam OTT, Senin (20/7/2026). Kasus yang menjeratnya ternyata berkaitan dengan penerimaan atas proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/7/2026).

Meski demikian, Budi belum memerinci lebih jauh terkait perkara ini. Kata dia, Bupati dan tujuh orang lainnya akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Dalam operasi senyap ini, KPK juga mengamankan sejumlah uang tunai dan dokumen. KPK menyebut jumlah uang yang diamankan mencapai ratusan juta.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut