Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Copot 2 Pejabat gegara Data Pajak Tak Akurat, Purbaya Lantik Penggantinya Besok
Advertisement . Scroll to see content

Copot 2 Pejabat gegara Data Pajak Tak Akurat, Purbaya Lantik Penggantinya Besok

Selasa, 05 Mei 2026 - 17:28:00 WIB
Copot 2 Pejabat gegara Data Pajak Tak Akurat, Purbaya Lantik Penggantinya Besok
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi akan melantik dua pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan pada Rabu (6/5/2026) besok. Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi posisi yang kosong setelah Purbaya mencopot pejabat terkait ketidakakuratan data restitusi pajak.

"Besok akan kita lantik langsung pejabat barunya," kata Purbaya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Meski memastikan jadwal pelantikan, Purbaya masih merahasiakan identitas para pejabat baru tersebut maupun posisi spesifik yang akan mereka tempati di kementerian.

Langkah tegas ini merupakan kelanjutan dari keputusan Menkeu pada Senin (4/5/2026) yang mencopot dua pejabat tinggi karena dinilai menyodorkan data yang salah mengenai pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi. 

Keputusan tersebut diambil setelah adanya investigasi internal terhadap lima pejabat yang memiliki otoritas tertinggi dalam pengeluaran restitusi.

Purbaya mengungkapkan, realisasi restitusi pajak pada tahun 2025 membengkak menjadi Rp361,15 triliun, atau melonjak 35,9 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini sangat kontras dengan laporan awal yang dia terima dari jajarannya.

"Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini dua akan saya copot. Serius kan? Ada itu, suka-suka menteri lah," ujar Purbaya pada Senin lalu.

Purbaya menjelaskan dirinya sempat mempertanyakan potensi nilai restitusi dalam rapat internal tahun lalu, tetapi laporan staf menyatakan nilainya kecil. Ketidaksinkronan data ini baru diketahui pada akhir tahun saat realisasi keluar berkali-kali lipat dari estimasi.

"Jadi gini, tahun lalu saya salah menebak total restitusi yang keluar. Padahal di rapat sudah saya tanyakan berapa sih potensinya. Staf saya bilang sedikit. Di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat yang mereka sebutkan. Jadi itu yang kita akan perbaiki, jangan sampai ada salah informasi lagi," katanya.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut