Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Daftar 12 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026: Jatim Kirim 7 Wakil
Advertisement . Scroll to see content

Daftar 12 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026: Jatim Kirim 7 Wakil

Rabu, 02 September 2026 - 15:31:00 WIB
Daftar 12 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026: Jatim Kirim 7 Wakil
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - PBVSI memanggil 12 pemain voli putri Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan Asian Games 2026. Jawa Timur menjadi penyumbang pemain terbanyak.

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) telah menetapkan 12 nama untuk mengikuti persiapan menuju Asian Games 2026. Para pemain tersebut mengisi lima posisi, yakni setter, opposite, middle blocker, outside hitter, dan libero.

Komposisi tersebut menunjukkan persaingan ketat di setiap lini. Posisi setter dan opposite masing-masing diisi dua pemain, sementara middle blocker mendapat tiga nama.

Sektor outside hitter menjadi posisi dengan jumlah pemain terbanyak. PBVSI memanggil empat pemain untuk posisi tersebut, sedangkan libero hanya memiliki satu wakil dalam daftar pelatnas.

Dari sisi kepelatihan, Marco Sugiyama masih dipercaya memimpin timnas voli putri Indonesia. Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella memastikan pelatih asal Jepang tersebut tetap menjadi nakhoda Skuad Merah-Putih.

“Pelatih utama tetap Marco Sugiyama,” kata Loudry dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Jawa Timur Kirim 7 Pemain

Jawa Timur menjadi daerah paling dominan dalam daftar 12 pemain yang dipanggil PBVSI. Sebanyak tujuh pemain berasal dari provinsi tersebut, lebih dari separuh total pemain yang masuk dalam pemusatan latihan.

Di posisi setter, Jawa Timur menyumbangkan Arneta Putri Amelia dan Ajeng Nur Cahaya. Keduanya menjadi pilihan untuk mengisi posisi pengatur serangan timnas voli putri Indonesia.

Sektor opposite diisi Khanza Putri Yanzi dari Jawa Timur dan Azzahra Dwi Febyane dari Jawa Barat. Keduanya menjadi dua pemain yang dipanggil untuk posisi tersebut.

Untuk middle blocker, terdapat tiga nama. Mereka adalah Maradanti Namira dari DI Yogyakarta, Chelsa Berlian Nurtomo dari Jakarta, serta Geoanny Cahyarningtyas dari Jawa Timur.

Outside hitter menjadi sektor paling gemuk dengan empat pemain. Mereka terdiri dari Medioll Steofanny Yoku dari Jawa Timur, Ersandrina Devega dari Jawa Tengah, Putri Nur Agustina dari Jawa Timur, serta Tina Syifa Sabila Salim dari Jawa Barat.

Sementara itu, Guretno Indah Cahyani menjadi satu-satunya pemain yang mengisi posisi libero. Guretno berasal dari Jawa Timur dan melengkapi dominasi provinsi tersebut dalam daftar pemanggilan.

Selain tujuh pemain dari Jawa Timur, Jawa Barat menyumbangkan dua pemain. Jakarta, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah masing-masing mengirimkan satu pemain.

Komposisi tersebut membuat Jawa Timur menjadi daerah dengan kontribusi terbesar dalam skuad awal persiapan Asian Games 2026. Dari 12 pemain yang dipanggil, tujuh di antaranya berasal dari provinsi tersebut.

Daftar 12 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Pelatnas Asian Games 2026

Arneta Putri Amelia – Setter – Jawa Timur
Ajeng Nur Cahaya – Setter – Jawa Timur
Khanza Putri Yanzi – Opposite – Jawa Timur
Azzahra Dwi Febyane – Opposite – Jawa Barat
Maradanti Namira – Middle blocker – DI Yogyakarta
Chelsa Berlian Nurtomo – Middle blocker – Jakarta
Geoanny Cahyarningtyas – Middle blocker – Jawa Timur
Medioll Steofanny Yoku – Outside hitter – Jawa Timur
Ersandrina Devega – Outside hitter – Jawa Tengah
Putri Nur Agustina – Outside hitter – Jawa Timur
Tina Syifa Sabila Salim – Outside hitter – Jawa Barat
Guretno Indah Cahyani – Libero – Jawa Timur

Dengan 12 pemain tersebut, persiapan timnas voli putri Indonesia menuju Asian Games 2026 mulai memasuki tahap penting. Marco Sugiyama tetap dipercaya sebagai pelatih utama untuk menangani skuad yang memiliki tujuh pemain asal Jawa Timur tersebut.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut