Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Dianggap Mirip Penis, Sepasang Patung Ikan Simbol Kota Terpaksa Dihancurkan
Advertisement . Scroll to see content

Dianggap Mirip Penis, Sepasang Patung Ikan Simbol Kota Terpaksa Dihancurkan

Sabtu, 19 September 2020 - 15:03:00 WIB
Dianggap Mirip Penis, Sepasang Patung Ikan Simbol Kota Terpaksa Dihancurkan
Baca Berita

MEHDIA, iNews.id - Dua patung ikan simbol kota dihancurkan oleh pekerja setempat setelah muncul desakan dari masyarakat yang menilai patung tersebut mirip penis.

Pembongkaran sepasang patung ikan berwarna persik di alun-alun kota pelabuhan Mehdia, Maroko, berlangsung pada Kamis (17/9/2020). Mehdia beradadi Provinsi Kenitra tetapi bukan bagian dari kota Kenitra.

Otoritas kota memutuskan untuk menghilangkan ikon kota itu menyusul keluhan masyarakat yang memicu aksi protes.

Sepasang patung ikan berwarna persik memicu kontroversi masyarakat karena menganggapnya mirip penis. (foto: Dailymail)
Sepasang patung ikan berwarna persik memicu kontroversi masyarakat karena menganggapnya mirip penis. (foto: Dailymail)

Warga kota menyebut patung ikan itu porno dan kurang enak dipandang. Tak sedikit juga yang melayangkan kritik pada pemerintah kota karena telah membangunnya.

"Orang-orang Mehdia dan Kenitra ingin adanya reformasi. Tapi pemerintah malah membuat ini," tulis warganet di Twitter.

"Ikan porno. Warga Kenitra meminta adanya perubahan. Tapi yang ada malah ini," kata warga lainnya seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (19/9/2020).

Pemerintah kota Kenitra nampaknya berusaha mengambil posisi aman dari kontroversi patung ikan mirip penis dengan menuliskan pernyataan di Facebook.

"Kami menginformasikan Kenitra tidak punya relasi dengan isu ini, dengan patung itu tak berdiri di sini," demikian postingan otoritas setempat.

Banyak warga yang meyakini pembuatan patung tersebut atas perintah presiden dewan kora Abderrahim Bouras yang terpilih pada Agustus 2019.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut