Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Diduga Ada Pungli Bantuan Sosial Tunai di Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Geram
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Ada Pungli Bantuan Sosial Tunai di Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Geram

Minggu, 25 Juli 2021 - 10:45:00 WIB
Diduga Ada Pungli Bantuan Sosial Tunai di Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Geram
Baca Berita

BEKASI, iNews.id - Penyaluran bantuan Sosial Tunai (BST) yang tengah berlangsung di Kota Bekasi, Jawa Barat diduga bermasalah. Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan dirinya menerima laporan adanya dugaan pungutan liar (pungli) atau pemotongan dana bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial dengan operator penyaluran PT Pos Indonesia.

Dugaan pungli tersebut dilayangkan masyarakat yang langsung melaporkannya melalui akun media sosial pribadi milik pria yang akrab disapa Mas Tri tersebut.

"Ya ada beberapa warga yang (aduannya) masuk ke DM (Direct Message) saya, karena kemudian ada permintaan dari oknum juga, prinsipnya ya karena itu (BST) hak masyarakat, ya tidak boleh (dipotong),” katanya di Bekasi, Minggu (25/7/2021).

Menanggapi aduan tersebut, Tri menyatakan bakal melakukan investigasi terhadap dugaan pungli pemotongan dana bansos yang dilakukan oleh oknum pengurus RT/RW atau pihak lain. Apabila memang terjadi penyelewengan dana BST berapa pun potongannya, dia meminta agar dana tersebut segera dikembalikan kepada warga.

”Jadi kita akan minta, kalau ada laporan akan diinvestigasi, tapi prinsipnya akan ditindaklanjuti, kita akan minta itu, ya silakan dikembalikan,” ucapnya.

Meski demikian, penulusuran dinilainya penting agar informasi yang diadukan oleh warga kepadanya tak simpang siur dan berdasarkan fakta.

”Saya berharap, warga masyarakat kalau memang itu (aduan) ya jangan hoaks. Karena jadi menambah pekerjaan teman-teman yang ada di wilayah. Tapi tetap akan kami tindaklanjuti aduannya,” ujarnya. 

Untuk itu, Tri meminta para pengurus RT/RW yang mengkoordinir pembagian BST untuk memusyawarahkan kepada warganya.

Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut