Fajar Alfian Cs Panaskan Mesin di Odense, Persiapan Menuju Denmark Open 2026
ODENSE, iNews.id - Tim bulu tangkis Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi Denmark Open 2026 dengan memprioritaskan pemulihan fisik setelah perjalanan panjang menuju Odense, Denmark. Fajar Alfian dan rekan-rekan menjalani latihan di pusat kebugaran pada Minggu (11/10/2026) pagi sebelum melanjutkan sesi latihan teknik di lapangan pada sore hari.
Rombongan Indonesia tiba di Odense pada Sabtu (10/10/2026). Setelah perjalanan dari Tanah Air, para pemain beristirahat terlebih dahulu untuk membantu memulihkan kondisi tubuh sebelum kembali menjalani program latihan.
Sesi latihan di pusat kebugaran menjadi langkah awal untuk mengembalikan kebugaran para pemain. Program tersebut mencakup peregangan, latihan mobilitas, serta pemeliharaan kekuatan dan daya tahan tubuh.
Pelatih fisik Pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani, menjelaskan latihan pagi dirancang untuk membantu pemain beradaptasi setelah menempuh perjalanan panjang.
"Pagi ini di gym fokus latihannya lebih ke mengembalikan kondisi tubuh setelah perjalanan panjang, jadi ada stretching, mobility, sedikit maintenance power dan sedikit maintenance endurance," kata Ahmad dilansir dari rilis resmi PBSI, Minggu (11/10/2026).
Menurut Ahmad, kondisi fisik para pemain secara umum cukup baik setelah tiba di Denmark. Meski demikian, beberapa pemain masih mengalami kekakuan otot sehingga materi latihan disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
"Secara keseluruhan oke, hanya memang ada beberapa yang ngerasa kaku-kaku di bagian tubuhnya," ujar Ahmad.
Pemulihan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menuju Denmark Open 2026. Tim pelatih berupaya memastikan para pemain lebih siap menjalani latihan teknik, sekaligus menyesuaikan kondisi tubuh setelah perjalanan internasional.
Fajar Alfian Ungkap Pentingnya Adaptasi Fisik
Pemain ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, menilai latihan di pusat kebugaran memiliki peran penting untuk mengembalikan kondisi tubuh sebelum kembali berlatih di lapangan. Sesi tersebut juga membantu para pemain beradaptasi setelah tiba di Odense dan menjalani istirahat di hotel.
"Sangat penting latihan pagi ini di gym untuk adaptasi badan setelah kemarin mendarat pagi sampai di hotel siang hari lalu full rest dan sekarang mencoba untuk mengembalikan kondisi tubuh sebelum sore kami latihan teknik," kata Fajar.
Fajar juga memanfaatkan latihan pagi untuk menjaga kebugaran dan mengurangi rasa tidak nyaman pada tubuh setelah perjalanan. Persiapan itu diharapkan membuatnya lebih siap mengikuti latihan teknik pada sore hari.
"Tadi saya bagaimana biar keluar dulu engapnya dan conditioning agar badan tidak kaku, lebih enak dan siap dipakai di lapangan untuk teknik," ungkapnya.
Denmark Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13-18 Oktober 2026. Turnamen bulutangkis tersebut akan digelar di JSK Bank Arena, Odense, Denmark.
Ajang ini masuk kategori BWF World Tour Super 750 dengan total hadiah mencapai 950.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp14,8 miliar. Status turnamen dan nilai hadiahnya membuat Denmark Open menjadi salah satu agenda penting dalam kalender kompetisi bulutangkis internasional.
Dengan waktu persiapan yang tersisa sebelum pertandingan dimulai, pemulihan fisik dan adaptasi menjadi perhatian tim Indonesia. Setelah menjalani latihan di pusat kebugaran, Fajar Alfian dan rekan-rekan dijadwalkan melanjutkan persiapan melalui latihan teknik di lapangan.