Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati
Advertisement . Scroll to see content

Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati

Senin, 09 Februari 2026 - 14:55:00 WIB
Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran melanda gudang pabrik pestisida di wilayah Setu, Kota Tangerang Selatan pada Senin (9/2/2026) pagi. Kebakaran itu menyebabkan aliran sungai Jaletreng, Tangerang Selatan berubah warna menjadi putih.

Dari video yang beredar, terlihat aliran Sungai Jaletreng sudah dalam kondisi berwarna putih. Peristiwa itu pun viral di media sosial dan membuat geger warga sekitar. Merespons hal ini, Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengatakan fenomena tersebut terjadi akibat kebakaran gudang tersebut.

"Betul. Akibat dari kebakaran di pergudangan Taman Tekno," kata Dhady kepada wartawan, Senin (9/2/2026). 

Menurut Dhady, perubahan warna air terjadi karena api pemadaman dari tim Damkar dialiri ke sungai Jaletreng. Akibatnya, ikan-ikan di sungai  pun mati. Ia pun mengimbau masyarakat yang sempat memanen ikan di Sungai Jaletreng untuk tidak mengonsumsi ikan tersebut. 

"Karena ada pemadaman api oleh Damkar, lanjut air Damkar pemadaman tersebut mengalir ke sungai Jaletreng. Imbauan bagi masyarakat yang tadi sempat memanen ikan di sungai Jaletreng untuk tidak dikonsumsi karena dikhawatirkan keracunan," ujarnya.

Sementara itu, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh sekuriti yang saat kejadian tengah berpatroli di lokasi kejadian. Setelah mendapatkan laporan, petugas damkar bergegas ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Dia menambahkan, dari penyelidikan sementara, kebakaran terjadi lantaran dipicu masalah kelistrikan. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian masih dihitung.

"Penyebab dari kebakaran tersebut dugaan sementara dari hubungan arus pendek listrik gedung tersebut," jelas dia.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut