Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Hari Kedua Pencarian, Polda Lampung Perkuat Operasi SAR Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Advertisement . Scroll to see content

Hari Kedua Pencarian, Polda Lampung Perkuat Operasi SAR Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 - 14:34:00 WIB
Hari Kedua Pencarian, Polda Lampung Perkuat Operasi SAR Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Baca Berita

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memperkuat operasi pencarian terhadap jurnalis iNews Yudhistiro, empat pewarta foto, serta tiga kru kapal yang hilang kontak saat berlayar dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda, Lampung.

Memasuki hari kedua pencarian, sejumlah personel kepolisian bersama Basarnas Lampung dikerahkan untuk mengikuti operasi SAR gabungan.

"Memasuki hari kedua pencarian, personel Kepolisian dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung diterjunkan dalam operasi SAR gabungan," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun.

Operasi SAR dimulai pada Rabu (9/9/2026) pukul 07.00 WIB. Pada hari kedua, Tim SAR Gabungan memperluas wilayah pencarian dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). 

"Dalam pelaksanaan pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan area pencarian," ujar Kasubsie Ops dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).

SRU 1 mengerahkan KN SAR Tetuka 247 untuk melakukan penyisiran sejauh 68,3 nautical mile (NM) dengan jarak antarjalur pencarian atau spacing 3 NM.

Sementara SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan total rencana penyisiran 69,5 NM dan spacing 3 NM. Kedua SRU tersebut melakukan pencarian di wilayah perairan yang telah ditentukan berdasarkan perencanaan operasi SAR.

Adapun SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan rencana penyisiran sejauh 67 NM dan spacing 1 NM. Sedangkan SRU 4 mengerahkan RIB 02 Banten untuk menyisir sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Pulau Rakata dan Pulau Panjang menjadi salah satu wilayah pencarian berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.

"Pencarian melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya," kata Rizky.

Berbagai sarana turut dikerahkan untuk mendukung pencarian. Di antaranya KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, mobil penyelamat, truk personel, drone thermal, serta peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh personel, sarana, dan peralatan yang tersedia. Evaluasi juga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta perkembangan informasi di lapangan.

"Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dengan mengoptimalkan seluruh unsur, sarana, dan peralatan yang tersedia. Pencarian juga akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta perkembangan informasi di lapangan," ucap Rizky.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut