Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
JMTB Gowes Menyusuri Pergunungan Kota Batu, 2 Trek Ini Rekomendasi
Advertisement . Scroll to see content

JMTB Gowes Menyusuri Pergunungan Kota Batu, 2 Trek Ini Rekomendasi

Minggu, 26 November 2023 - 18:49:00 WIB
JMTB Gowes Menyusuri Pergunungan Kota Batu, 2 Trek Ini Rekomendasi
Baca Berita

BATU, iNews.id - Komunitas wartawan pehobi sepeda gunung, Journalist Mountain Bike (JMTB) kembali menggelar gowes bareng. Memperingati hari jadinya ke-14, JMTB tahun ini gowes menyusuri pergununungan Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (25/11/2023).

Rombongan berkumpul dan berangkat pada hari Kamis (23/11/2023) malam di Plasa Cibubur, Jakarta Timur. Sebanyak 25 peserta yang ikut menggunakan bus menuju Kota Batu. Sementara sepeda peserta diangkut dengan dua mobil pickup. Perjalanan dari Plasa Cibubur menuju Kota Batu memakan waktu sekitar 17 jam.

Peserta tiba Jumat sore di vila kawasan Kota Batu. Fisik dipersiapkan sebelum start keesokan harinya.

Anggota JMTB foto bersama sebelum memulai gowes di trek Brangseng. (Foto: Dok JMTB)
Anggota JMTB foto bersama sebelum memulai gowes di trek Brangseng. (Foto: Dok JMTB)

Trek Rekomendasi

JMTB memilih dua trek yang akan dilewati, Brangseng dan Panderma Gravity Park.

Trek pertama Brangseng, berada di sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Sejuk dan indah, itulah kesan pertama peserta ketika sampai di lokasi.

Jangan melewati Trek Brangseng  jika kalian penggemar sepeda gunung dan petualang. Trek turunan yang memiliki level medium, cocok untuk penggowes pemula.

Brangseng menyuguhi keindahan alam yang begitu indah. Bahkan, kami sempat beberapa kali berhenti untuk sekadar foto-foto merekam momen sekaligus melepas penat.

Peserta gowes melewati perkebunan bunga. (Foto: Dok JMTB)
Peserta gowes melewati perkebunan bunga. (Foto: Dok JMTB)

"Kapan lagi kita ke sini, kenangan ke Kota Batu yang indah", ujar Dhoni salah satu anggota JMTB.

Tak hanya alamnya yang indah, warga lokal pun menyambut kami dengan senyuman. Kami diizinkan mengambil foto mereka saat sedang panen kentang.

"Silakan mas foto saja", kata Tuti, salah satu warga yang berprofesi sebagai petani.

Sampai di trek kedua, yaitu Panderma Gravity Park. Trek ekstrem, level lebih tinggi dari sebelumnya.

Penggowes harus memiliki skill, apalagi dalam keadaan trek yang licin. Sepeda pun menjadi faktor utama ketika melewati bike park ini.

Beberapa anggota JMTB terjatuh karena trek bebatuan yang licin.

"Tidak apa-apa, masih bisa lanjut (gowes)", ujar Whisnu anggota JMTB yang terjatuh.

Marshal menemani peserta yang terjatuh. (Foto: Dok JMTB/Astra Bonardo)
Marshal menemani peserta yang terjatuh. (Foto: Dok JMTB/Astra Bonardo)

Beruntung, kami ditemani para marshall setempat yang berpengalaman dan profesional. Mereka selalu menemani dan mengingatkan kami jika ada jalur yang sedikit berbahaya.

Begitulah pengalaman JMTB saat gowes bareng di Kota Batu. Trek yang sangat cocok dijadikan lokasi sport tourism, yang saat ini sedang digaungkan pemerintah.

(Foto-foto: Dok JMTB)

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut