Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Kebakaran TPS di Jaktim Tewaskan Petugas Damkar, Pramono Bakal Tagih Ganti Rugi ke Penimbun Sampah Liar
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran TPS di Jaktim Tewaskan Petugas Damkar, Pramono Bakal Tagih Ganti Rugi ke Penimbun Sampah Liar

Selasa, 04 Agustus 2026 - 17:56:00 WIB
Kebakaran TPS di Jaktim Tewaskan Petugas Damkar, Pramono Bakal Tagih Ganti Rugi ke Penimbun Sampah Liar
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono akan menagih biaya kompensasi kepada kelompok pengelola tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Penggilingan Baru, Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Lokasi tersebut sebelumnya terbakar dan menyebabkan seorang petugas pemadam kebakaran meninggal dunia saat bertugas.

Pramono menyebut, kebakaran disebabkan adanya penimbunan sampah yang dilakukan pihak swasta.

"Jadi yang terjadi di Kampung Dukuh, yang kemarin ada sampai petugas damkar kita meninggal dunia, problem utamanya memang betul ada penimbunan yang dilakukan oleh swasta, dan itu terjadi sudah beberapa kali," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/8/2026).

"Dan akhirnya karena tumpukannya sudah cukup tinggi, terjadi kebakaran yang menyebabkan petugas damkarnya ada yang meninggal dunia," tambahnya.

Usai kebakaran itu, Pramono telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan sanksi kepada kelompok yang bertanggung jawab. Dia kembali menegaskan penumpukan sampah itu tidak dilakukan oleh perorangan.

"Maka untuk itu saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, besok kita akan memberikan kompensasi biaya yang harus ditanggung oleh kelompok itu. Sebab mereka bukan perorangan, mereka ada kelompoknya," katanya.

Pramono melarang siapa pun untuk membuang sampah di lokasi tersebut. Bila terbukti kembali membuang sampah ilegal, maka Pemerintah Provinsi Jakarta akan mengumumkan secara terbuka.

"Kalau memang masih dilakukan, selain kita kenakan mereka harus bayar, kami akan umumkan kepada publik mengenai perusahaan ini siapa yang melakukan penimbunan," ucap dia. 

Menurutnya kelompok tersebut menawarkan jasa pembuangan sampah kepada perusahaan sektor hotel, restoran dan kafe.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut