Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Kekeringan Berkepanjangan di Papua Tengah, Koops TNI Habema Kirim 2 Ton Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan Berkepanjangan di Papua Tengah, Koops TNI Habema Kirim 2 Ton Bantuan

Minggu, 02 Agustus 2026 - 07:47:00 WIB
Kekeringan Berkepanjangan di Papua Tengah, Koops TNI Habema Kirim 2 Ton Bantuan
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyalurkan dua ton bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan dan krisis pangan akibat cuaca ekstrem berkepanjangan.

Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan. Seluruh logistik diangkut menggunakan transportasi udara sebelum didistribusikan ke wilayah tujuan.

"Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," ujar Stefie dalam keterangannya, dikutip Minggu (2/8/2026).

Dia menjelaskan, personel Koops TNI Habema menghadapi berbagai tantangan saat menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, kabut tebal, hingga jalur licin akibat hujan menjadi hambatan dalam proses distribusi bantuan.

Selain itu, keterbatasan lokasi pendaratan pesawat membuat personel harus memikul bantuan melintasi lereng, lembah, dan sungai demi menjangkau kampung-kampung yang terdampak.

"Keberhasilan pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemda setempat," katanya.

Sementara itu Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda mengatakan masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026. Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.

"Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut," ujar Lanius.

Koops TNI Habema menegaskan penyaluran bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis pangan di wilayah pegunungan Papua.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut