Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Kemensos Matangkan Rencana MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Begini Skemanya
Advertisement . Scroll to see content

Kemensos Matangkan Rencana MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Begini Skemanya

Rabu, 04 Februari 2026 - 10:48:00 WIB
Kemensos Matangkan Rencana MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Begini Skemanya
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Gizi Nasional (BGN) terus berkoordinasi mematangkan rencana program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia dan penyandang disabilitas. 

Pria yag akrab disapa Gus Ipul itu menuturkan pihaknya telah bertemu dengan Kepala BGN Dadan Hindayana untuk membahas program tersebut.

"Semalam saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN, Prof Dadan, untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Jadi ini sedang dalam pembicaraan," ucap Gus Ipul dalam keterangannya dikutip, Rabu (4/2/2026).

Gus Ipul menambahkan, pertemuannya dengan kepala BGN menyepakati agar nantinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang dikelola BGN di berbagai daerah tidak hanya menyiapkan MBG untuk anak-anak sekolah, tapi juga lansia dan penyandang disabilitas.

"Jadi di SPPG yang ada di sekitar (wilayah) itu juga nanti melayani lansia dan penyandang disabilitas sesuai dengan data yang kami miliki atau data yang kami serahkan. Kami mendapatkan data-data itu nanti dari kepala daerah. Jadi setelah kita lakukan asesmen, lalu kita akan serahkan ke kepala daerah untuk ditandatangani, baru kemudian kita serahkan ke BGN untuk dilayani," tuturnya.

Gus Ipul menyebut, program ini juga bakal diperkuat dengan kehadiran caregiver atau pengasuh yang telah mengikuti pelatihan secara bertahap.

"Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu, tapi sebelum mereka misalnya belum selesai mengikuti pelatihan, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim (MBG) ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menuturkan, program MBG lansia dan penyandang disabilitas akan dipusatkan di BGN. Sedangkan Kemensos berperan menyiapkan petugas dan sistem distribusi makanan.

"Jadi anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," kata dia.

Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut