Ketua DPW Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani Dorong Transformasi: Tinggalkan Kepemimpinan Transaksional!
JAKARTA, iNews.id - Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan (Sulsel) Abdul Hayat Gani menilai, sudah saatnya meninggalkan budaya kepemimpinan transaksional (transactional leadership) dan mengubahnya menjadi kepemimpinan transformasi (transformational leadership). Menurutnya, masyarakat perlu diberdayakan agar bisa naik kelas.
Hal itu diungkapkan Hayat usai dikukuhkan menjadi Ketua DPW Partai Perindo Sulsel oleh Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo di Makassar, Kamis (5/2/2026). Dia mengatakan, pelantikan pengurus DPW Perindo Sulsel amat menentukan ke depan.
Hayat menilai, para kader tinggal memetakan kondisi dan menyiapkan transformasi untuk menaikkan kelas masyarakat. Menurutnya, salah satu transformasi bisa dimulai dari kepemimpinan.
"Di mana transformasi? Kita harus tinggalkan transactional leader, kita harus masuk kepada transformational leader. Kita harus pastikan ide, gagasan, inovasi, produktivitas, inklusif, dan berkarakter," ujar Hayat.
Dia menilai, ada tiga cara untuk membantu rakyat naik kelas. Pertama, membantu untuk mengurangi beban rakyat. Kedua, mencari cara untuk meningkatkan pemasukan rakyat.
"Terakhir, bagaimana kita support dengan sosialisasi kaitan dengan edukasi. Tiga variabel ini kalau kita lakukan, sampai saat ini belum ada teori yang lain untuk meningkatkan yang namanya naik kelas," ujar Hayat.
"Kurangi bebannya masyarakat, pastikan income-nya naik, dan diiringi dengan edukasi secara terus-menerus. Kalau itu kita lakukan, yakin dan percaya bahwa negara ini hadir untuk betul-betul melindungi rakyatnya," tambahnya.