Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Mahfud MD Sebut Parpol Belum Maksimal Laksanakan Pendidikan Politik
Advertisement . Scroll to see content

Mahfud MD Sebut Parpol Belum Maksimal Laksanakan Pendidikan Politik

Rabu, 28 Oktober 2020 - 23:18:00 WIB
Mahfud MD Sebut Parpol Belum Maksimal Laksanakan Pendidikan Politik
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut partai politik (parpol) belum melaksanakan pendidikan politik secara maksimal. Mahfud menegaskan parpol merupakan salah satu institusi yang menyelenggarakan pendidikan politik.

Hal itu disampaikan Mahfud dalam tayangan Perkasa Podcast bertajuk "Beragam Polemik di Tengah Pandemik" yang tayang Rabu (28/10/2020).

"Kalau menurut undang-undang (UU), salah satu lembaga yang menyelenggarakan pendidikan politik itu kan parpol. kalau kita melihat apakah partai politik berhasil menyelenggarakan pendidikan politik? Nampaknya belum," kata Mahfud.

Mahfud menyatakan hal tersebut karena menilai masih ada segelintir politisi yang kurang memiliki jiwa bernegara dan menjaga ideologi pancasila. Menurutnya, para politisi menjadikan politik sebagai pekerjaan, bukan pengabdian.

"Politikus yang lahir belum berkualitas, yang punya kesadaran bernegara ber-NKRI, menjaga ideologi, dan sebagainya. Banyak yang menganggap politik itu merupakan ladang mencari pekerjaan, bukan mencari pengabdian, meskipun tidak semuanya. Ada sebagian yang bisa melakukan itu (pengabdian). Tetapi kalau dilihat gambaran umumnya, pendidikan politik oleh partai politik belum berhasil," ucapnya.

Masyarakat Melek Politik

Lebih lanjut Mahfud menuturkan, ada hal positif yang bisa dilihat dalam kondisi politik Indonesia saat ini. Menurutnya, masyarakat kian peka atas ragam permasalahan politik bangsa.

"Saya melihat di tengah-tengah masyarakat sekarang kesadaran politik sudah mulai muncul. Kenapa? Karena sekarang sikap-sikap politik bisa dinyatakan terbuka dan bebas. Sekarang ini orang bisa menyatakan pendapatnya tanpa ditangkap, tanpa harus takut, silakan saja punya pendapat," ujarnya.

Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut