Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Mengenal Mamografi, Deteksi Dini Kanker Payudara
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Mamografi, Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 08 November 2018 - 11:09:00 WIB
Mengenal Mamografi, Deteksi Dini Kanker Payudara
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Kanker payudara dikenal sebagai salah satu jenis penyakit tak menular penyebab kematian bagi kaum perempuan. Namun jangan khawatir, kanker ganas ini masih dapat diobati.

Syaratnya, penderita tidak datang di stadium lanjut sehingga memudahkan pengangkatan tumor atau kanker di bagian dalam payudara.

Inilah mengapa deteksi dini sangat penting untuk mengetahui gejala-gejala awal kanker payudara, agar lebih mudah ditangani ketika sudah positif kanker.

Ada banyak cara mendeteksi dini kanker payudara, salah satunya dengan melakukan periksa payudara sendiri (SADARI) secara rutin dan teratur.

Selain SADARI, ahli bedah kanker payudara berbasis di Jakarta Dr Alfiah Amiruddin menyarankan, para perempuan di atas usia 40 tahun untuk memeriksa payudaranya dengan screening. Salah satunya dengan mamografi.

Mamografi sendiri adalah rontgen dada untuk mendeteksi risiko kanker payudara. "Pemeriksaan mamografi ini bisa mendeteksi even yang kecil-kecil seperti pasir. Itu akan sangat tajam melihat apa yang ada di payudara," kata Alfiah saat Talkshow Kesehatan di bilangan Senayan, Jakarta, Rabu 7 November 2018.

Dia juga mengatakan, pemeriksaan mamografi tidak sakit apabila dilakukan dengan waktu dan posisi tepat. 

"Mamografi sakit, itu keliru. Sakit yang dijalankan saat mamografi lebih banyak karena waktunya tidak tepat. Jangan lakukan mamografi seminggu sebelum haid," kata dia.

Dia menyarankan, untuk melakukan pemeriksaan satu minggu setelah haid atau menstruasi untuk menghindari efek sakit saat pemeriksaan. Sementara itu, bagi para perempuan muda disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut