Pasar Oligopoli: Pengertian, Ciri-ciri, Karakteristik, Bentuk, dan Contohnya Lengkap
JAKARTA, iNews.id - Pasar oligopoli menjadi salah satu materi yang dipelajari dalam pelajaran ekonomi. Agar tahu lebih jelas, pelajari materi pasar oligopoli lengkap di sini.
Apa yang Dimaksud dengan Pasar Oligopoli?
Pasar oligopoli adalah pasar yang terdiri atas sedikit perusahaan atau produsen. Oleh karena itu, dalam pasar oligopoli hanya terdapat beberapa pesaing saja. Dengan demikian, apabila produsen yang oligopoli ingin mendapatkan keuntungan atau profit maksimum, maka dapat dilakukan dengan jalan kerja sama dengan produsen lain untuk menurunkan supply sehingga harga jual mengalami peningkatan.
Sederhananya, pasar ini memiliki beberapa produsen yang memproduksi output sejenis dan masing-masing penjual memiliki kekuatan untuk menentukan harga outputnya. Pasar oligopoli ini berbeda dengan pasar persaingan sempurna, namun kondisi pasar oligopoli ini dapat dikatakan mendekati kondisi jenis pasar monopoli.
Apa Ciri-ciri dari Oligopoli?
Ciri-ciri pasar oligopoli di antaranya adalah sebagai berikut:
- Ada beberapa produsen yang menguasai pasar, baik secara independen atau secara bersama.
- Masing-masing penjual mempunyai kekuatan untuk menentukan harga jual output.
- Output yang diproduksi sejenis.
- Terdapat hambatan bagi produsen baru untuk memasuki pasar, namun tidak sebesar hambatan di pasar monopoli.
- Karakteristik Bentuk Pasar Oligopoli
Adapun lima karakteristik bentuk pasar oligopoli yang di antaranya adalah sebagai berikut.
- Di pasar yang berbentuk oligopoli hanya terdapat sedikit penjual dan keputusan seorang penjual akan mempengaruhi penjual yang lain. Artinya, perusahaan-perusahaan pada pasar oligopoli akan memberikan respons apabila pesaingnya melakukan suatu tindakan yang mempengaruhi keadaan pasar.
- Produk-produk dapat distandarisasikan. Industri dalam bentuk pasar oligopoli ini dijumpai pada industri yang menghasilkan bahan-bahan mentah, seperti baja dan alumunium.
- Pembedaan produk atau corak. Semakin besar tingkat perbedaan produk, maka produsen semakin tidak tergantung pada aktivitas-aktivitas perusahaan lainnya.
- Ada kemungkinan perusahaan lain untuk masuk ke pasar, namun tidak mudah. Umumnya, perusahaan besar memiliki skala ekonomis yang besar dalam melakukan kegiatan produksinya sehingga para perusahaan yang layak saja yang bisa masuk.
- Melakukan promosi iklan sangat diperlukan untuk persaingan. Untuk bentuk pasar oligopoli yang menghasilkan produk dengan corak yang berbeda, akan memanfaatkan iklan untuk tempat promosi produk untuk menarik pembeli baru, meskipun membutuhkan biaya yang sangat besar.
Bentuk Pasar Oligopoli
Bentuk pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu sebagai berikut.
- Oligopoli Ketat
Pasar oligopoli ketat, artinya terdapat penggabungan empat perusahaan terkemuka yang memiliki pangsa pasar 60-100 persen. Kesepakatan di antara mereka dalam menetapkan harga relatif lebih mudah. Misalnya seperti, semen, siaran TV, dan perbankan lokal.
- Oligopoli Longgar
Pasar oligopoli longgar, artinya di mana terdapat penggabungan empat perusahaan terkemuka yang memiliki 40 persen atau kurang dari pangsa pasar. Kesepakatan di antara mereka dalam menetapkan harga sebenarnya tidak mungkin. Misalnya seperti, kayu, perangkat keras, dan perkakas rumah.
- Contoh Pasar Oligopoli
Di Indonesia, pasar ban mobil merupakan contoh pasar oligopoli, karena pasar ban mobil di Indonesia dikuasai oleh beberapa perusahaan saja. Selain itu, contoh pasar oligopoli lainnya adalah industri semen, perusahaan semen, baja, aluminium dan produk lain yang hampir semuanya distandarisasi.
Adapun contoh oligopoli yang terdiferensiasi adalah industri-industri yang memproduksi mobil, rokok, komputer pribadi (PC), dan sebagian besar peralatan elektronik yang pasarnya didominasi sekitar empat perusahaan besar.
Itulah penjelasan tentang pasar oligopoli yang dapat kamu jadikan sebagai referensi pembelajaran. Selamat belajar!