Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Pemandangan Burung Merpati di Kota Tua, seperti Wisata di Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Pemandangan Burung Merpati di Kota Tua, seperti Wisata di Luar Negeri

Senin, 15 Januari 2018 - 20:00:00 WIB
Pemandangan Burung Merpati di Kota Tua, seperti Wisata di Luar Negeri
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Sebagai objek wisata paling digemari masyarakat, Kota Tua menjadi destinasi murah dan ikonik di wilayah Jakarta. Menariknya, berwisata ke kota tua, Anda bisa temukan banyak sekumpulan burung merpati.

Ratusan burung merpati terbang bebas dan hinggap bebas di mana saja. Berada di sini, wisatawan seperti berwisata di luar negeri. Lebih tepatnya di Venice Italia.

Ketika iNews.id berkunjung ke Kota Tua, Jakarta, burung-burung berkumpul dan makan di depan Museum Wayang. Melihat banyak burung merpati di sana, anak-anak mengejar burung-burung yang sedang makan. "Jangan dikejar," ucap Agus Waluyo, selaku Tour Guide Kota Tua, kepada anak-anak yang berlarian, di Kota Tua, Jakarta, Senin (16/1/2018).

Ratusan burung tersebut menarik minat wisatawan yang berkunjung. Ada yang memberi makan burung, berfoto atau sekadar melihat. Jika makanan habis, burung akan kembali terbang ke atap gedung Arsip. Kemudian, Agus bersiul untuk memanggil burung merpati turun ke bawah.

Menurut Agus Waluyo, burung tersebut awalnya hanya tiga ekor pada 2012, namun terus bertambah banyak, hingga mencapai ratusan burung. "Sekarang sudah ratusan burung yang ada di sini, dan saya saja yang jaga, agar tidak dibawa pulang pengunjung," ujar Agus.

Ratusan burung diberi makan setiap hari oleh Agus dan kawan-kawannya yang bekerja di Kota Tua. Mereka yang menjaga burung-burung merpati adalah tukang penyewa sepeda ontel atau penjaga museum. Agus sendiri berprofesi sebagai tour guide untuk wisatawan asing.

Agus mengungkapkan, mereka menggunakaan uang pribadi untuk memberi makan burung. Jika sedang tak ada uang, maka mencari sisa makanan di tempat sampah. Tak ada bantuan dari pemerintah atau dinas pariwisata yang membantu.

"iya pakai uang pribadi, kita patungan, sampai saat ini belum ada bantuan, padahal burung ini menarik wisatawan juga, jadi Kota Tua seperti tempat wisata di luar negeri," kata Agus.

Rima Indriani, salah satu pengunjung mengatakan, ratusan burung di Kota Tua membuat objek wisata ini lebih bagus dan menarik. "Iya bagus, ada banyak burung, kayak di luar negeri jadinya," tutur Rima.

Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut