Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Pendaki Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi Helikopter usai Terjebak Kabut
Advertisement . Scroll to see content

Pendaki Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi Helikopter usai Terjebak Kabut

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:23:00 WIB
Pendaki Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi Helikopter usai Terjebak Kabut
Baca Berita

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Seorang pendaki warga negara asing (WNA) asal Malaysia bernama Chye Connsyinn mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (25/5/2026). Korban terjatuh ketika turun dari puncak Gunung Rinjani menuju jalur Sembalun.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami cedera serius di bagian tulang belakang hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya.

Setelah kejadian, porter dan guide yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menuju Pelawangan 2 Sembalun.

Namun proses evakuasi udara menggunakan helikopter sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk dan kabut tebal yang menyelimuti kawasan Gunung Rinjani. Kondisi tersebut membuat jarak pandang terbatas sehingga penerbangan dinilai tidak aman untuk dilakukan.

Berdasarkan rekomendasi tim medis dari Nusa Medica Clinic, korban akhirnya diputuskan tetap berada di lokasi sementara waktu demi menjaga stabilitas kondisinya.

Selama menunggu cuaca membaik, korban mendapat pengawasan intensif dari tim medis, perawat serta tim SAR gabungan yang berjaga di lokasi.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan keselamatan korban dan kru menjadi prioritas utama dalam operasi penyelamatan tersebut.

"Karena kendala cuaca berupa kabut tebal, evakuasi udara kami tunda dan baru dilanjutkan kembali saat jarak pandang dinyatakan aman," kata Hariyadi, Selasa (26/5/2026).

Cuaca yang mulai membaik pada Selasa pagi (26/5/2026) akhirnya memungkinkan proses evakuasi udara dilakukan. Helikopter milik PT SGi Air Bali lepas landas dari Lapangan Sembalun pukul 08.05 WITA menuju Pelawangan 2 Sembalun untuk menjemput korban.

Setelah proses persiapan selesai, korban langsung dipindahkan ke dalam helikopter dan diterbangkan menuju Bali pada pukul 08.17 WITA.

Helikopter kemudian mendarat di helipad Benoa, Bali sekitar pukul 09.05 WITA. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika Sanur, Bali guna menjalani perawatan medis lebih lanjut akibat cedera yang dialaminya.

Operasi penyelamatan tersebut melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), PT SGi Air Bali, Nusa Medica Clinic, BPBD Lombok Timur, EMHC, SAR Unit Lombok Timur, hingga porter dan guide lokal.

Kerja sama seluruh tim dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan evakuasi korban dari kawasan Gunung Rinjani hingga tiba di Bali dengan selamat.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut