Tak Harus 10.000, Jalan Kaki 3.000 Langkah Sehari Bantu Jaga Kesehatan Jantung
JAKARTA, iNews.id - Target 10.000 langkah per hari selama ini kerap dianggap sebagai standar untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Namun, target tersebut ternyata bukan satu-satunya patokan untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari aktivitas berjalan kaki.
Dokter sekaligus influencer kesehatan dr Adam Prabata mengungkapkan, manfaat berjalan kaki bagi kesehatan jantung sudah dapat diperoleh meski jumlah langkah harian jauh di bawah 10.000.
Penjelasan tersebut disampaikan dr Adam setelah menelusuri sejumlah literatur ilmiah mengenai manfaat aktivitas fisik dan target 10.000 langkah per hari. Dia mengatakan, anggapan bahwa seseorang harus mencapai 10.000 langkah setiap hari justru dapat membuat sebagian orang enggan mulai bergerak.
“Apakah 10.000 langkah per hari itu mitos? Angka 10.000 langkah sering terdengar seperti standar emas hidup sehat, selalu didengungkan di mana-mana. Jadi gue mulai tertarik cari literatur soal ini karena banyak orang jadi takut mulai bergerak, hanya karena merasa targetnya terlalu tinggi,” ujar dr Adam Prabata, dikutip Rabu (23/9/2026).
Berdasarkan penelusuran berbagai studi ilmiah, dia menemukan bahwa penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung sudah mulai terlihat pada jumlah langkah yang lebih rendah.
“Nah ternyata menarik hasilnya! Ternyata ada penelitian yang bilang bahwa penurunan risiko kematian karena sakit jantung sudah mulai terlihat sejak sekitar 3.000 langkah per hari. Bukan 10.000. Penelitian lain menunjukkan bahkan manfaatnya sudah ada di kisaran 2.500-3.000 langkah per hari,” kata dia.
Menurut dr Adam, temuan tersebut menunjukkan bahwa seseorang tidak perlu langsung memaksakan diri mencapai 10.000 langkah untuk mulai mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik.
Berjalan kaki secara rutin dapat memberikan stimulasi positif terhadap sistem kardiovaskular dan metabolisme tubuh. Aktivitas sederhana tersebut juga memiliki sejumlah manfaat fisiologis yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
“Berjalan kaki bisa bermanfaat karena meningkatkan aliran darah ke otak, memperbaiki sensitivitas insulin, menurunkan inflamasi sistemik, dan mendukung kesehatan pembuluh darah,” kata dr Adam.
Target 2.500 hingga 3.000 langkah per hari dapat menjadi salah satu titik awal bagi orang yang belum terbiasa aktif bergerak. Jumlah tersebut dapat menjadi pijakan untuk membangun kebiasaan aktivitas fisik secara rutin, tanpa harus merasa terbebani oleh target 10.000 langkah.