Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Tanjung Lesung Tak Cuma Pantai yang Indah, Wisata Mancing Patut Dicoba!
Advertisement . Scroll to see content

Tanjung Lesung Tak Cuma Pantai yang Indah, Wisata Mancing Patut Dicoba!

Minggu, 09 Agustus 2026 - 10:00:00 WIB
Tanjung Lesung Tak Cuma Pantai yang Indah, Wisata Mancing Patut Dicoba!
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id – Berwisata ke Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten, tak melulu soal menikmati pantai dan pemandangan laut. Kawasan wisata ini juga punya potensi untuk menawarkan pengalaman yang lebih aktif, termasuk aktivitas memancing di perairan Selat Sunda.

Potensi tersebut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam mengembangkan wisata bahari di Tanjung Lesung. Aktivitas seperti memancing dinilai bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati laut sekaligus melakukan kegiatan yang bersifat rekreatif.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Budi Suhardiman Januardi, mengatakan karakter wilayah Pandeglang memang memberikan peluang besar untuk mengembangkan wisata berbasis pesisir.

"Kabupaten Pandeglang memiliki garis pantai sepanjang 307 kilometer yang merupakan salah satu yang terpanjang di Provinsi Banten. Potensi ini harus bisa dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata," kata Budi dalam keterangan resminya, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, Tanjung Lesung memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya sebagai tempat berlibur, tetapi juga sebagai lokasi berbagai aktivitas wisata. Salah satunya melalui penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan olahraga dan wisata bahari.

Bukan Sekadar Menikmati Pemandangan Laut

Gambaran mengenai potensi tersebut terlihat saat Tuna Game Fishing Competition 2026 digelar di perairan Tanjung Lesung belum lama ini.

Sebanyak 299 pemancing dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berangkat sejak pagi menuju titik pemancingan di Selat Sunda dan menghabiskan waktu lebih dari delapan jam di laut.

Bagi sebagian peserta, pengalaman berada di laut justru menjadi bagian menarik dari kegiatan tersebut. Iqbal dari Rangkasbitung, misalnya. Bersama tim One Peace Fishing, dia berhasil mendapatkan tuna seberat 10,70 kilogram dan keluar sebagai juara pertama.

"Kompetisi mancing tuna ini berjalan dengan sangat baik, rapi, dan penuh keakraban," ujar Iqbal.

"Saya ternyata lebih senang bisa bertemu dengan sesama angler. Suasananya seru, sportif, dan penuh kebersamaan," tambah Habibi dari Pelawan Team asal Bekasi, yang meraih juara kategori non-tuna setelah mendapatkan ikan layaran (marlin) seberat 6 kilogram.

Pengalaman semacam itu menunjukkan bahwa aktivitas memancing bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata di kawasan pesisir. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat laut, tetapi juga berinteraksi langsung dengan lingkungan laut melalui aktivitas yang mereka minati.

Potensi Sport Tourism Tanjung Lesung

Disparbud Pandeglang Budi mengatakan peluang tersebut masih bisa dikembangkan lebih jauh. Terlebih, akses menuju kawasan Tanjung Lesung diharapkan semakin mudah seiring dengan rencana beroperasinya jalan tol.

"Kami berharap semakin banyak event bisa diselenggarakan di Tanjung Lesung. Apalagi, dengan segera beroperasinya jalan tol, akses menuju kawasan ini akan semakin mudah, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujarnya.

Bagi Tanjung Lesung, pengembangan wisata berbasis aktivitas seperti memancing juga dapat membuka pilihan baru bagi wisatawan. Terlebih, kawasan ini memiliki karakter sebagai destinasi pesisir yang memungkinkan wisatawan menggabungkan aktivitas di darat dan laut dalam satu perjalanan.

Chief Operating Officer Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini, mengatakan kompetisi mancing tersebut bukan pertama kali digelar. Tuna Game Fishing Competition sebelumnya juga pernah diselenggarakan pada 2023.

"Semoga ke depan event ini bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar," kata Ivonne.

Sementara itu, Director Tanjung Lesung sekaligus Ketua Penyelenggara Tuna Game Fishing Competition, Kunto Wijoyo, berharap kawasan tersebut semakin dikenal di kalangan komunitas pemancing.

"Harapannya, Tanjung Lesung bisa menjadi pilihan bagi para komunitas ketika ingin memancing ikan-ikan besar, sekaligus menikmati keindahan wisata bahari yang ada di sini," ujar Kunto.

Dengan potensi laut yang dimiliki, aktivitas memancing pada akhirnya bisa menjadi salah satu cara untuk menikmati sisi lain Tanjung Lesung. Bukan sekadar datang untuk melihat pantai, wisatawan juga dapat menjadikan kawasan ini sebagai tempat mencari pengalaman bahari yang lebih aktif.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut