Tanjung Lesung Tak Hanya Pantai, Wisata Sport Tourism Mulai Jadi Magnet Baru!
JAKARTA, iNews.id - Tanjung Lesung selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pantai unggulan di Provinsi Banten. Hamparan pasir putih, panorama Selat Sunda, hingga beragam aktivitas wisata bahari menjadi daya tarik utama yang mengundang wisatawan datang berlibur.
Kini, kawasan tersebut mulai membangun identitas baru. Tak hanya menawarkan keindahan pantai, Tanjung Lesung juga mengembangkan sport tourism atau wisata berbasis olahraga sebagai alternatif pengalaman berlibur yang lebih aktif.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menilai kegiatan olahraga seperti fun bike dapat menjadi atraksi wisata yang efektif untuk meningkatkan kunjungan ke destinasi unggulan di daerah.
"Kegiatan seperti fun bike merupakan salah satu bentuk atraksi wisata yang mampu meningkatkan kunjungan ke destinasi unggulan Banten," ujar Eli dalam keterangan resminya, Jumat (31/7/2026).
Potensi itu terlihat dari antusiasme masyarakat saat mengikuti Fun Bike Tanjung Lesung 2026 yang digelar pada akhir pekan lalu. Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan peserta telah memadati kawasan Exit Tol Panimbang sebagai titik keberangkatan, meski kegiatan baru dimulai sekitar pukul 07.30 WIB.
Mereka datang dari berbagai daerah di Banten bersama keluarga, teman, maupun komunitas sepeda. Selain berolahraga, para peserta memanfaatkan momen tersebut untuk menikmati suasana pesisir Tanjung Lesung yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Pandeglang.
Salah seorang peserta, Wahid, mengaku sengaja datang lebih awal bersama rombongannya dari Sobang, Pandeglang. Baginya, kegiatan seperti ini menjadi cara menyenangkan mengisi akhir pekan sekaligus mempererat silaturahmi dengan komunitas sepeda dari berbagai daerah.
"Selain berolahraga, kami bisa bersilaturahmi dengan komunitas sepeda lain. Acaranya juga meriah karena ada hiburan, tari daerah, musik, dan doorprize. Kebetulan saya mendapat hadiah Rp2 juta, jadi makin berkesan," kata Wahid.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tren wisata kini mulai bergeser. Liburan tidak lagi hanya identik dengan bersantai menikmati pemandangan, tetapi juga menggabungkan aktivitas fisik dengan eksplorasi destinasi.
Advisor sekaligus Konsultan B2W (Bike to Work) Indonesia, Poetoet Soedarjanto, menilai antusiasme komunitas sepeda menjadi modal besar untuk menjadikan Tanjung Lesung sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan wisata dapat melahirkan event bersepeda yang lebih besar, lebih menantang, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Komunitas sangat menyambut positif arahan Bupati Pandeglang untuk menggelar event fun bike yang lebih besar pada tahun mendatang,"*ujar Poetoet.
Ia mengatakan B2W Indonesia bersama Rumah Sepeda Indonesia dan Rest & Race siap berkolaborasi menghadirkan kegiatan bersepeda yang tak hanya menarik bagi komunitas, tetapi juga mampu memberdayakan pelaku UMKM lokal serta mengusung konsep penyelenggaraan yang ramah lingkungan dengan meminimalkan sampah.
Sementara itu, Direktur Operasional Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini, mengatakan tingginya minat peserta menjadi sinyal positif bagi pengembangan wisata olahraga di kawasan tersebut.
Menurutnya, kegiatan bersepeda bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kami ingin menjadikan fun bike sebagai agenda yang berkelanjutan. Ke depan, kegiatan ini akan terus dikembangkan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun rute, agar semakin menarik bagi komunitas sepeda sekaligus mendukung promosi Tanjung Lesung sebagai destinasi sport tourism," ujar Ivonne.
Selain menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda, kemudahan akses menuju kawasan juga diyakini akan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan.
Managing Director Tanjung Lesung, Widi Widiasmanto, mengatakan dipilihnya Exit Tol Panimbang sebagai titik awal kegiatan menjadi simbol harapan agar pembangunan jalan tol menuju Tanjung Lesung segera rampung.
Menurutnya, akses yang semakin mudah akan membuka peluang lebih besar bagi wisatawan maupun investor untuk datang ke kawasan tersebut.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Bupati Raden Dewi Setiani menilai kegiatan seperti fun bike dapat memperkaya atraksi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Kabupaten Pandeglang punya beragam destinasi wisata, mulai dari wisata pantai, pegunungan, budaya, hingga wisata religi. Dengan dukungan pembangunan infrastruktur dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan sektor pariwisata mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Raden Dewi Setiani.
Jika selama ini kawasan Tanjung Lesung dikenal sebagai destinasi untuk menikmati pantai dan wisata bahari, kini destinasi wisata ini perlahan berkembang menjadi tempat yang menawarkan pengalaman liburan lebih aktif.
Wisatawan tak hanya dapat menikmati panorama laut, tetapi juga berolahraga sambil menjelajahi keindahan alam dan budaya lokal, sebuah tren wisata yang diperkirakan akan terus berkembang seiring membaiknya infrastruktur dan semakin banyaknya agenda sport tourism di masa mendatang.