Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Tertua di Hong Kong, Bandara Kai Tak Terbengkalai di Tengah Pegunungan
Advertisement . Scroll to see content

Tertua di Hong Kong, Bandara Kai Tak Terbengkalai di Tengah Pegunungan

Selasa, 01 Mei 2018 - 08:37:00 WIB
Tertua di Hong Kong, Bandara Kai Tak Terbengkalai di Tengah Pegunungan
Baca Berita

JAKARTA, iNews.id - Hong Kong memiliki destinasi menakjubkan dari pegunungan hingga wisata taman hiburan. Di balik gemerlap kotanya, Hong Kong memiliki destinasi unik, yaitu Bandara Internasional Kai Tak.

Ini adalah bandara yang sudah lama tidak terpakai dan terbengkalai. Dibangun sejak 1925, Bandara Kai Tak berada di tengah pegunungan dan gedung-gedung tinggi. Tidak heran jika bandara ini akhirnya ditutup karena banyak terjadi insiden.

Jika Anda tertarik mengunjungi bandara ini, bersiap-siaplah untuk berpetualang di tempat yang menakutkan ini.
Tak hanya Kai Tak yang menjadi daya pikat di Hong Kong. Beberapa kota lain juga memiliki bandara yang terbengkalai. Bahkan, tidak sedikit yang dijadikan tempat wisata.

Ingin tahu apa saja bandara tersebut? Berikut ulasan iNews.id seperti dikutip melalui Insider, Selasa (1/5/2018).

Bandara Udara W. H. Bramble - Montserrat

Bandara W.H. Bramble dinamai oleh chief minister of Montserrat, William Henry Bramble. Bandara ini satu-satunya jalur penerbangan di Pulau Karibia. Bandara ini hancur oleh letusan gunung berapi pada 1997. Namun, sebuah bandara baru menggantikannya pada 2005.

Bandara Internasional Kai Tak - Hong Kong, China

Bandara Internasional Kai Tak, Hong Kong dibangun pada 1925. Ini menjadikannya bandara tertua dan terletak tepat di tengah pegunungan dan bangunan tinggi. Pendaratan di sana sangat sulit, mendekati Runway 13/31 di Victoria Harbor yang disebut "Kai Tak Heart Attack." Di sini sering terjadi gagal pendaratan dan bandara terlalu padat, sehingga ditutup pada 1998. Kemudian digantikan oleh Chep Lap Kok di Pulau Lantau.

Bandara Ciudad Real Central - Ciudad Real, Spanyol


Ciudad Real Central Airport telah menghabiskan biaya USD1,2 juta untuk pembangunan. Kemudian dibuka pada 2008 dan mengalami kebangkrutan pada 2012. Bandara ini dijual dalam lelang 2015.

Bandara Internasional Gaza - Rafah, Jalur Gaza

Presiden Bill Clinton terbang ke Gaza untuk membuka Bandara Internasional Gaza pada 1998. Langkah ini dipandang sebagai upaya menuju perdamaian dalam konflik di Timur Tengah, tetapi perayaan itu hanya berlangsung singkat. Pasukan Israel mengebom bandara pada 2001 sebagai balasan serangan militan Palestina terhadap warga Israel di intifada Al Aqsa. Hingga saat ini masyarakat Palestina menggunakan beton dan besi bekas yang rusak untuk material konstruksi.

Bandara Militer Galeville - Shawangunk, New York


Bandara Militer Galeville ditutup pada 1994 ketika Departemen Pertahanan AS memutuskan situs itu tidak lagi digunakan. Daerah ini sekarang menjadi bagian dari Suaka Margasatwa Nasional Grasslands Shawangunk. Militer mengisi lahan ini untuk membangun landasan pada 1940-an. Karena terbengkalai, terlihat banyak rumput dan retakan di landasan pacu yang ditandai dengan "X". Ini menunjukkan bandara sudah tidak aktif.

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut