Tim SAR Kerahkan Kapal Besar Polri, Pencarian Speedboat Jurnalis iNews Diperluas
BANTEN, iNews.id - Tim SAR Gabungan terus memperluas penyisiran untuk menemukan speedboat yang membawa jurnalis iNews Yudistiro Pranoto bersama empat jurnalis lainnya yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.
Memasuki hari kedua pencarian, operasi diperkuat dengan mengerahkan kapal berukuran besar milik Korpolairud Baharkam Polri, KP Sanjaya-7017. Kapal tersebut digunakan untuk menyisir titik koordinat terakhir keberadaan speedboat di perairan Selat Sunda.
Operasi pencarian dimulai pada Rabu (9/9/2026) pukul 07.00 WIB. Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas cakupan wilayah pencarian.
"Dalam pelaksanaan pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan area pencarian," ujar Kasubsie Ops dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).
SRU 1 mengerahkan KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran sejauh 68,3 nautical mile (NM) dan jarak antarjalur pencarian atau spacing 3 NM.
Sementara SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan total rencana penyisiran 69,5 NM dan spacing 3 NM. Kedua unit tersebut menyisir wilayah perairan berdasarkan perencanaan operasi SAR.
SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan total rencana penyisiran 67 NM dan spacing 1 NM. Sedangkan SRU 4 mengerahkan RIB 02 Banten untuk menyisir sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
Kedua wilayah tersebut menjadi bagian dari area pencarian berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.
"Pencarian melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya," kata Rizky.
Berbagai sarana juga dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian. Di antaranya KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya-7017, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, mobil penyelamat, truk personel, drone thermal, serta peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Tim SAR memastikan pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh personel dan peralatan yang tersedia. Evaluasi operasi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta perkembangan informasi di lapangan.
"Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dengan mengoptimalkan seluruh unsur, sarana, dan peralatan yang tersedia. Pencarian juga akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta perkembangan informasi di lapangan," ucap Rizky.