Trump Klaim AS Bisa Perang Lawan Iran Lebih dari Sebulan
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengklaim sanggup berperang melawan Iran lebih dari sebulan. AS dan Israel menggelar operasi militer gabungan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2/2026) dan awalnya diproyeksikan mencapai rampung mencapai tujuannya dalam 4 minggu.
Presiden AS Donald Trump mengatakan negaranya memiliki kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama daripada 4 hingga 5 minggu.
"Sejak awal, kami memproyeksikan 4 hingga 5 minggu, tapi kami memiliki kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama dari itu. Kami akan melakukannya," kata Trump, di Gedung Putih, dikutip Selasa (3/3/2026).
Dia menambahkan, militer AS terus melakukan operasi skala besar terhadap Iran untuk hari ketiga berturut-turut hingga Senin.
Iran memberikan perlawanan di luar dugaan atas serangan gabungan AS-Israel. Bukan hanya wilayah Israel, rudal-rudal dan drone Iran menghujani seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah, menghiraukan seruan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah militer AS untuk menghentikan serangan.
Di Bahrain, pangkalan militer AS luluh lantak, demikian pual dengan Kuwait. Bahkan di Kuawait tiga jet tempur F-15E AS ditembak jatuh rudal pertahanan Kuwait dalam kejadian salah sasaran.