Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!
Advertisement . Scroll to see content

Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!

Kamis, 17 September 2026 - 14:38:00 WIB
Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!
Baca Berita

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim, Iran menghubunginya untuk meminta dilanjutkannya kembali negosiasi damai. Menurut Trump, Iran ingin segera mencapai kesepakatan dengan AS.

"Mereka ingin membuat kesepakatan, kita akan lihat bagaimana hasilnya," kata Trump, di North Carolina, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (17/9/2026).

Dia mengeklaim, kabar itu dia dapat langsung dari Iran, bukan perkataan para pejabatnya. Namun Trump tak menyebutkan siapa para pejabat Iran yang berbicara langsung kepadanya.

Trump menambahkan, AS sudah berada di fase akhir perang melawan Iran, namun tak menjelaskan secara rinci bagaimana dia mengakhirinya. Padahal tak ada tanda-tanda bahwa konflik mereda.

"Semoga kita berada mendekati akhir perang," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Trump di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara, terutama terkait Selat Hormuz.

AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari lalu dan hingga kini belum ada perjanjian yang benar-benar disepakati semua pihak bahwa perang benar-benar berakhir. Presiden AS dan Iran pada 17 Juni meneken Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang seharusnya menghentikan permusuhan selama setidaknya 60 hari.

Namun MoU hanya berlaku kurang dari sebulan setelah AS melancarkan serangan ke Iran. Trump saat itu mengatakan MoU telah runtuh alias tak berlaku lagi. Selain itu AS memberlakukan kembali blokade maritim, termasuk menyerang kapal-kapal tanker Iran.

Serangan itu dibalas Iran dengan menggempur pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. Hingga kini letupan-letupan kecil masih berlangsung. 

Berita Lainnya

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut