Cuaca Buruk, Nelayan di Bireuen Tak Bisa Melaut
BIREUEN, iNews.id - Cuaca buruk disertai angin kencang yang melanda pesisir laut di kawasan Bireun beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah nelayan di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, NAD tak bisa melaut.
Menurut penuturan nelayan setempat, Anwar, nelayan sengaja tak melaut untuk mengindari hal yang tidak
diinginkan. "Percuma melaut ombak lagi besar, dipaksakan juga hasil tangkapan sangat minim," kata dia, Sabtu (2/12/2017).
Dia menjelaskan, kebanyakan warga di daerah Bireuen menggantungkan mata pencahariannya sebagai nelayan. "Kondisi seperti ini biasanya akan berlangsung sekitar sebulan. Banyak yang nekat melaut walau hasil sedikit yang penting cukup untuk makan sehari-hari," ungkapya.
Lebih lanjut Anwar menambahkan biasanya nelayan akan aktif melaut, bila kondisi cuaca sudah mulai membaik. "Kami biasanya memanfaatkan waktu untuk memperbaiki kerusakan kapal, agar hasil tangkapan dapat lebih optimal," tutur Anwar.
Diketahui, tak hanya di Aceh, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan terdapat siklus tropis Dahlia menyebabkan cuaca buruk seperti hujan lebat dan angin kencang pada beberapa hari ke depan.
Selain Siklon Dahlia potensi cuaca buruk juga disebabkan sirkulasi siklonik perairan Laut Cina Selatan, daerah tekanan rendah di perairan Andaman, Pola Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ), yang terbentuk di barat Pulau Sumatera, melintasi pesisir barat Sumbar dan membentuk awan hujan.
Editor: Himas Puspito Putra