Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Belum Setor Uang karena Sakit, Sopir Truk di Karangasem Dibakar Bos Saat Tidur
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Sopir Truk Dibakar Bos di Karangasem, Sempat Cekcok lalu Disiram Bensin

Rabu, 23 September 2026 - 19:48:00 WIB
Kronologi Sopir Truk Dibakar Bos di Karangasem, Sempat Cekcok lalu Disiram Bensin
Polisi menangkap I Putu C, pembakar sopir truk di Karangasem, Bali. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

KARANGASEM, iNews.id - Polisi mengungkap motif di balik kasus pembakaran sopir truk, I Gede Selamet, di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali. Pelaku, I Putu C diduga marah setelah menuding korban beberapa kali menggelapkan uang hasil operasional truk miliknya.

Kapolsek Selat AKP Ida Bagus Astawa menjelaskan kronologi kejadian saat pelaku mendatangi rumah korban pada Jumat (18/9/2026). Saat itu, pelaku bermaksud meminta uang hasil operasional truk yang dikemudikan korban.

"Motifnya penggelapan uang hasil dari kerja mereka yang tidak disetorkan ke majikannya," ujar AKP Ida.

Dalam perjalanan menuju rumah korban, tersangka disebut sempat membeli bensin eceran setelah melihat penjual bahan bakar di jalan. Setibanya di rumah korban, keduanya kemudian terlibat adu mulut.

"Disiram bensin saat korban tidur tapi sempat sesaat ada argumentasi," ucapnya.

Menurutnya, perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban dan menyulutnya menggunakan korek api. Setelah tubuh korban terbakar, pelaku sempat membantu memadamkan api.

Polisi selanjutnya menangkap I Putu C beberapa saat setelah kejadian di rumahnya yang berada di Jalan Raya Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

Hingga kini, penyidik Polsek Selat masih memeriksa pelaku untuk mendalami kasus tersebut, termasuk rangkaian kejadian dan motifnya.

Sementara itu, kondisi I Gede Selamet masih memerlukan penanganan intensif. Korban mengalami luka bakar hingga 70 persen dan saat ini dirawat di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.

Korban telah menjalani operasi pertama. Menurut pihak keluarga, masih diperlukan beberapa operasi lanjutan, tetapi keluarga mengaku kesulitan memenuhi biaya pengobatan korban.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut