Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Semeru Meletus 18 Kali dalam 6 Jam, BPBD Lumajang Siagakan Personel
Advertisement . Scroll to see content

Letusan Gunung Semeru Tak Berdampak ke Penerbangan di Denpasar

Minggu, 05 Desember 2021 - 07:46:00 WIB
Letusan Gunung Semeru Tak Berdampak ke Penerbangan di Denpasar
Letusan Gunung Semeru Tak Berdampak ke Penerbangan di Denpasar (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Letusan Gunung Semeru tidak berdampak signifikan terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan, baik di Surabaya, Denpasar, Semarang, Yogyakarta maupun Solo. Hal ini berdasarkan pengamatan AirNav Indonesia.

"Sampai berita ini disampaikan, pukul 17.30 WIB, tidak ada dampak signifikan aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan oleh AirNav Indonesia," kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Rosedi, Sabtu (4/12/2021).

Rosedi mengatakan, hasil laporan pilot pesawat Wings Air yang melintas menuju Denpasar bahwa debu vulkanik tidak dapat terlihat mengingat kondisi tertutup awan yang tebal. Begitu juga pengamatan dari Tower Abdul Rachman Saleh.Namun demikian, AirNav Indonesia tetap melakukan langkah antisipasi.

AirNav Indonesia Cabang Surabaya dengan ACC MATSC dan JATSC serta Cabang Denpasar untuk sementara waktu "suggest" tidak melewati W-33/South of SBR.

Kemudian, berkoordinasi dengan pihak Bandara Abdul Rachman Saleh dan Bandara Juanda untuk melakukan "paper test" yang sedang dipersiapkan.

"Saat ini hasil koordinasi semua pesawat yang menuju 'East' (Denpasar, Lombok dan Kupang) dan sebaliknya dilewatkan 'North of SBR'," ujarnya.

AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan bersiaga terkait perkembangan aktivitas letusan Gunung Semeru yang berpotensi mempengaruhi kegiatan operasional penerbangan.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut