Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Beruntun usai Demam, Diduga karena Virus
Advertisement . Scroll to see content

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

Selasa, 22 September 2026 - 12:27:00 WIB
3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab
Warga memeriksa kesehatan di Puskesmas Balida, Majalengka. (Foto: iNews TV/MOHAMAD ZENI JOHADI)
Advertisement . Scroll to see content

MAJALENGKA, iNews.id - Dinas KesehatanKabupaten Majalengka masih menelusuri penyebab meninggalnya tiga anak dalam satu keluarga di Desa Gandu, Kecamatan Dawuan. Pemeriksaan dilakukan setelah ketiganya mengalami demam tinggi disertai sejumlah keluhan kesehatan hingga meninggal dunia secara beruntun.

Ketiga anak tersebut masing-masing berusia 6 tahun, 4 tahun, dan 10 bulan. Untuk mengungkap kemungkinan penyebab penyakit yang dialami keluarga tersebut, petugas kesehatan mengambil sampel swab dari anggota keluarga pada Selasa (22/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Balida. Sampel tersebut selanjutnya akan diperiksa lebih lanjut untuk memastikan penyebab kondisi kesehatan yang dialami keluarga korban.

Kepala Puskesmas Balida Iman Wahyudi mengatakan, sejumlah keluhan ditemukan pada keluarga tersebut. Gejala yang muncul antara lain demam tinggi, batuk, pilek, mual, dan pegal.

"Untuk sementara kemarin pemeriksaan keluhannya panas tinggi, batuk, pilek, mual, pegal, itu kemungkinan gejala virus," ujarnya, Selasa (22/9/2026).

Menurut Iman, dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan karena masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil laboratorium diperlukan untuk memastikan penyebab penyakit yang dialami keluarga tersebut.

"Dugaan awal karena virus namun untuk memastikan perlu pemeriksaan lebih lanjut," katanya lagi.

Sebelum meninggal, ketiga anak sempat mengalami demam tinggi, batuk, lemas hingga kejang. Dua anak pertama meninggal setelah mendapat penanganan di Rumah Sakit Cideres, sedangkan anak bungsu yang berusia 10 bulan meninggal setelah menjalani perawatan di ruang ICU.

Pemeriksaan juga dilakukan karena kedua orang tua ketiga anak tersebut sempat mengalami keluhan kesehatan. Kondisi itu turut menjadi perhatian petugas dalam menelusuri kemungkinan penyebab penyakit yang dialami keluarga tersebut.

Kepala Desa Gandu Iwan Setiawan mengatakan dirinya juga sempat mengalami sejumlah gejala yang mirip. Keluhan tersebut berupa gangguan penglihatan, pusing, menggigil, dan suhu tubuh tinggi.

"Saya juga merasakan gejalanya. Saya lagi menonton televisi tiba-tiba mata kurang penglihatan, pusing, menggigil dan suhu badan tinggi," ujarnya.

Iwan mengaku mengalami kondisi tersebut selama beberapa hari. Dia menyebut keluhan yang dirasakannya mirip dengan kondisi yang dialami orang tua ketiga anak tersebut.

"Saya sempat sakit 4 hari dengan gejala seperti orang tua dari ketiga anak-anak ini," katanya.

Sementara itu, Iman menyebut kondisi cuaca belakangan ini diikuti meningkatnya jumlah pasien dengan keluhan demam dan gangguan pernapasan. Meski demikian, kondisi tersebut belum dapat dikaitkan langsung dengan meninggalnya tiga anak dalam satu keluarga.

"Untuk sementara karena cuaca lagi jelek ya sekarang. Kebanyakan pasien berobat sekarang 80 persen gejala panas tinggi, batuk, pilek, kemungkinan cepat menularnya karena virus," ucapnya.

Dinas Kesehatan Majalengka masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan laboratorium. Hasil tersebut nantinya menjadi dasar untuk memastikan penyebab kondisi kesehatan yang dialami keluarga korban.

Petugas juga mengimbau masyarakat menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama jika mengalami demam, batuk, atau pilek.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut