Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sepekan Kebakaran TPA Ciniru Kuningan Belum Padam, Petugas Kelelahan hingga Dilarikan ke RS
Advertisement . Scroll to see content

Area Kebakaran TPA Ciniru Meluas Lebih dari 90 Persen, Pemkab Minta Bantuan Pemprov

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31:00 WIB
Area Kebakaran TPA Ciniru Meluas Lebih dari 90 Persen, Pemkab Minta Bantuan Pemprov
Kebakaran TPA Ciniru memasuki hari kedelapan dan meluas hingga lebih dari 90 persen kawasan akibat keterbatasan air dan kelelahan petugas. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

KUNINGAN, iNews.idKebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan, Selasa (18/8/2026). Area yang terbakar semakin meluas hingga lebih dari 90 persen kawasan. 

Keterbatasan pasokan air serta kelelahan petugas membuat proses pemadaman menghadapi kendala, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"Kami juga mendapat bantuan dari Pak Gubernur Provinsi Jawa Barat dan tadi saya telepon ke Pak Sekda dan malam ini juga dikirim antuan water supply, itu yang sangat kami perlukan untuk saat ini," ujar Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar. 

Pantauan udara memperlihatkan gumpalan asap pekat keluar dari gundukan sampah di TPA Ciniru, Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Area tempat pembuangan sampah tersebut memiliki luas lebih dari 5,5 hektare.

Memasuki hari kedelapan, bara api masih terlihat di sejumlah titik dan sulit dikendalikan. Lebih dari 90 persen kawasan TPA disebut telah terbakar.

Beberapa hari sebelumnya, berdasarkan pengamatan dan pemetaan menggunakan drone termal oleh BPBD Provinsi Jawa Barat, titik api dengan suhu di atas 80 derajat Celsius masih memenuhi area TPA seluas 5,5 hektare tersebut.

Tiupan angin kencang serta material sampah yang didominasi bahan mudah terbakar membuat kobaran api terus meluas. Kondisi tersebut menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman secara menyeluruh.

Keterbatasan pasokan air juga menjadi kendala dalam proses pemadaman. Selain itu, sejumlah petugas mengalami kelelahan hingga gangguan kesehatan setelah berhari-hari berjibaku memadamkan api.

Bahkan, seorang petugas sempat dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas dan limbung akibat terlalu banyak menghirup asap.

Untuk mempercepat penanganan, Bupati Kuningan meminta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan mengerahkan sejumlah kendaraan penyedia air atau water supply.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman berlangsung. Langkah ini juga dilakukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan menimbulkan pencemaran udara.

Pemerintah daerah berupaya mempercepat pemadaman guna mengurangi dampak kebakaran terhadap aktivitas serta kesehatan masyarakat di sekitar TPA Ciniru.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut