Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setelah BBM, Tarif Air PDAM Kota Bandung Bakal Naik 30-40 Persen pada November 2022
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Sabtu (3/9/2022), menimbulkan dampak harga-harga kebutuhan pokok di Jawa Barat melambung. Lonjakan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, baik rawit maupun merah.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) pada Senin (5/9/2022), kenaikan harga kebutuhan pokok terjadi di Kota Bandung, Kabupaten Indramayu, Majalengka, dan Subang. Di Pasar Kosambi, Jalan A Yani, Kota Bandung, harga cabai merah keriting mencapai Rp70.000 per kilogram (kg) atau naik Rp10.000 dari sebelumnya Rp60.000. 

Sedangkan harga cabai rawit merah naik dari Rp70.000 menjadi Rp95.000 per kg. Sementara, harga bawang merah semula Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kg. 

"Harga cabai dan bawang ini melambung karena BBM naik. Akibat harga-harga naik, jadi sepi pembeli. Kami khawatir kondisi seperti akan terus berlanjut," kata Elly, pedagang di Pasar Kosambi, Kota Bandung.

Pantauan di Pasar Karangampel Indramayu, harga hampir semua jenis komoditas naik. Kenaikan paling tinggi saat ini terjadi pada harga cabai merah setan dari semula Rp50.000 menjadi Rp70.000 kg.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut